Senin, 01 Juli 2013

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan dan Rambut

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan
Seledri memiliki nama latin Apium graveolens L dan termasuk dalam famili Apiaceae atau suku adas-adasan. Seledri satu suku dengan wortel dan adas pulosari. Daun seledri sudah sejak lama digunakan sebagai bahan penyedap masakan karena aromanya yang khas dan menggugah selera. Bahkan di negara-negara Eropa dan Jepang tanaman seledri tidak ada yang mubazir, sebab mereka sudah biasa menjadikan batang, daun dan biji bunga seledri sebagai bahan masakan.

Seledri mulai dikenal di Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda. Waktu itu para penjajah menggunakan seledri untuk penyedap masakan berkuah seperti sup. Sekarang ini, seledri merupakan bagian tak terpisahkan dari masakan Indonesia.

Selain manfaatnya sebagai bahan masakan, seledri juga berkhasiat sebagai tanaman obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Hal ini karena seledri mengandung senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh.

Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam daun seledri dan berkhasiat untuk kesehatan:

  • Senyawa 3-n-butilpthalida, menurunkan tekanan darah, anti peradangan akibat infeksi, anti kejang, dan menurunkan kadar kolesterol darah.
  • Senyawa L-triptofan, antioksidan, mencegah aterosklerosis dengan cara menghambat proses oksidatif.
  • Serat, mencegah kegemukan. Jenis seratnya butuh waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat rasa kenyang.
  • Vitamin. Dalam 100 gram seledri terkandung 494 IU vitamin A. Semakin hijau daunnya, semakin tinggi kandungan vitamin A di dalamnya. Vitamin lain di dalam seledri antara lain vitamin C, B1, dan B2.
  • Senyawa poliasetilena, bersifat racun bagi bakteri dan jamur sehingga digunakan sebagai tanaman obat sejak abad pertengahan. Di antaranya untuk obat anti peradangan akibat infeksi.

Aroma seledri yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandungnya, paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan. Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 - 0,7%), serta senyawa golongan fenol.

Komponen lainnya adalah apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemak utama adalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai seledri juga mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan

Untuk mendapatkan khasiat dari daun seledri, bisa dilakukan dengan cara merebus dan mengambil sarinya, dimasak, dimakan mentah atau dibuat jus. Berikut ini beberapa manfaat daun seledri bagi kesehatan kita.

1. Sebagai Antioksidan

Seledri mengandung antioksidan jenis luteolin dan flavonoid yang membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Luteloin juga berguna meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Sebagai Antiinflamasi

Seledri juga mengandung zat anti-inflamasi, serta efektif mencegah masalah tulang seperti osteoartharitis dan nyeri sendi.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seledri kaya dengan vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memungkinkan produksi kolagen yang membantu melindungi otot dan jaringan ikat untuk menjaga kesehatan kulit dan melawan penyakit.

4. Memperkuat tulang

Seledri mengandung Vitamin K yang berperan dalam sintesis protein (jenis osteocalcin) sehingga meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.

5. Melindungi jantung

Tubuh kita menghasilkan asam amino yang disebut homosistein yang dapat mengganggu fungsi normal pembuluh darah dan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Seledri mengandung Vitamin B9 atau folat, yang dapat mengubah asam amino menjadi molekul sederhana sehingga melindungi Anda dari serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

6. Membantu mencegah kanker

Senyawa organik miristisin dalam seledri terbukti mampu mencegah perkembangbiakan sel kanker dalam tubuh. Miristisin juga mengaktifkan enzim dan membantu menetralkan senyawa berbahaya tertentu penyebab kanker prostat dan usus.

Manfaat Seledri untuk Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kesehatan, seledri juga berkhasiat untuk kecantikan rambut seperti menyuburkan rambut, mengatasi rambut rontok dan

1. Menyuburkan Rambut

Siapkan 7 sampai 10 helai seledri. Cuci sampai bersih sempurna. Kemudian tumbuk halus dan gosokkan ke rambut yang telah dibersihkan. Pijat lembut kulit kepala Anda selama 15 menit. Setelah itu bungkus rambut yang telah digosokkan seledri dan diamkan selama 1 jam. Setelah itu, kembali bilas rambut dengan air bersih. Untuk hasil maksimal, lakukan langkah ini seminggu sekali.

2. Mengatasi Rambut Rontok

Ambil seledri sebanyak dua genggam. Bersihkan dan potong kecil-kecil. Selanjutnya haluskan dengan cara diblender. Setelah halus sempurna, simpan seledri yang telah halus dan kemudian campurkan dengan 1 butir telur yang telah dikocok. Aplikasikan campuran telur dan seledri tersebut di kepala Anda dan pijat lembut selama 15 menit. Setelah itu diamkan kurang lebih 1 jam dan bilas bersih.

3. Meluruskan Rambut dengan Daun Seledri

Tumbuklah beberapa batang daun seledri yang masih segar hingga halus, tambahkan sedikit air. Peras untuk mendapatkan sari daun seledri, setelah itu simpan didalam botol dan diamkan selama 1 malam, gunakan untuk kreambath pada esok harinya. Setelah selesai, keramaslah menggunakan shampo.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat seledri yang bisa diungkap. Salah satunya adalah untuk mencerahkan wajah. Caranya dengan memasukkan irisan batang seledri ke dalam air panas, biarkan hingga dingin. Setelah itu airnya dipakai untuk mencuci muka.

Manfaat Singkong dan Daun Singkong

Manfaat Singkong
Singkong memiliki beberapa nama dalam bahasa Indonesia. Ada yang menyebutnya ubi kayu, ada juga yang menyebutnya ketela pohon. Dalam bahasa latin singkong dikenal dengan nama Manihot utilissima dan termasuk dalam famili Euphorbiaceae. Singkong merupakan tanaman perdu dimana umbinya sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat. Sementara daunnya yang masih muda dimakan sebagai lalap atau dibuat sayur daun singkong.

Tapi, selain dimanfaatkan sebagai bahan makanan, singkong juga digunakan sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.

Kandungan Singkong dan Daun Singkong

Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma, pakar tanaman obat efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.

Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun singkong mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.

Kandungan gizi singkong per 100 gram meliputi:

  • Kalori 121 kal
  • Air 62,50 gram
  • Fosfor 40,00 gram
  • Karbohidrat 34,00 gram
  • Kalsium 33,00 miligram
  • Vitamin C 30,00 miligram
  • Protein 1,20 gram
  • Besi 0,70 miligram
  • Lemak 0,30 gram
  • Vitamin B1 0,01 miligram

Karena kandungannya itulah tanaman singkong sejak zaman dahulu dijadikan sebagai tanaman obat alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit.

Manfaat Singkong dan Daun Singkong

1. Melancarkan pencernaan

Singkong merupakan umbi yang banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat.

2. Mengobati sakit kepala

Anda dapat memanfaatkan daun singkong untuk mengobati sakit kepala. Caranya yaitu coba sekali kali kompres dengan daun singkong. Ambillah beberapa lembar daun. Lalu tumbuklah sampai halus. Setelah itu kompreskan pada bagian yang dirasa sakit.

3. Untuk mengobati diare

Daun singkong ternyata juga mampu mengobati diare. Caranya yaitu rebuslah daun singkong di air kira kira 900 cc, lalu biarkan sampai tinggal separonya atau 450 cc. Kemudian saring daun tersebut hingga menjadi separonya lagi. Kemudian minumlah 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

4. Mencerdaskan otak

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa di dalam daun singkong ada berbagai kandungan asam amino yang diperlukan tubuh baik untuk membantu mengubah karbohidrat menjadi energi, membantu pemulihan kulit dan tulang, meningkatkan daya ingat, kinerja otak dan metabolisme asam amino lain. Dalam kaitan mencerdaskan otak ada beberapa asam amino yang terkandung dalam daun singkong yaituasam glutamik, phenilalanin, tirosin dan triptophan.

5. Obat Luka Bernanah dan Terbakar

Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.

Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.

6. Mengatasi Rematik

Pada pemakaian luar, sebanyak lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.

7. Obat Cacingan

Untuk mengobati cacingan pada anak-anak, caranya ambil 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.

8. Meningkatkan Stamina

Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan lima butir angco (kurma merah, beli di toko obat/makanan china) yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.

9. Manfaat lain dari singkong:

  • Daun singkong dapat gunakan sebagai obat penambah darah karena memiliki kandungan zat besi yang tinggi.
  • Daun singkong dapat digunakan untuk mengompres pada luka bakar karena dapat mempercepat proses pendinginan.
  • Umbi singkong juga dapat dipakai sebagai obat panas dalam dengan cara diparut terlebih dahulu dan diambil air perasannya.
  • Air perasan umbi singkong terbukti mengandung getah dan tepung maka bisa dipakai untuk obat maag dan panas dalam.
  • Air perasan umbi dapat mengobati luka pada lambung, karena fungsinya sebagai antibiotik. Sedangkan pada penderita panas dalam air perasan umbi singkong tersebut dapat mendinginkan daerah pencernaan.

Selain semua manfaat di atas, Singkong juga baik untuk diet rendah kalori Anda. Ini karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama. Oke, selamat makan singkong.

Sabtu, 29 Juni 2013

Manfaat Khasiat Daun Ubi Jalar Untuk Kesehatan

Berikut ini adalah manfaat khasiat daun ubi jalar untuk kesehatan tubuh manusia dan untuk dijadikan sebagai obat tradisional
manfaat daun ubi jalar

Daun ubi jalar memang tak sepopuler khasiat daun sirsak, daun salam, daun binahong dan khasiat daun jambu biji. Namun jangan salah, rebusan daun ubi jalar ini mampu mengobati berbagai penyakit seperti : demam berdarah, diabetes, bisulan, Cacingan dan susah buang air besar 
Berikut adalah manfaat khasiat daun ubi jalar dan cara meramunya:
Kekebalan tubuh: Ubi jalar sangat kaya akan beta karoten, antioksidan utama, serta berbagai nutrisi lain seperti vitamin C, vitamin B kompleks, zat besi, dan fosfor. Hal ini menjadikan ubi jalar sebagai penguat imun yang hebat.
Peradangan: Ubi jalar mengandung antiperadangan, didukung dengan adanya betakaroten, vitamin C dan magnesium, maka ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan baik internal maupun eksternal.
Bronchitis: Kandungan vitamin C, zat besi, dan nutrisi lainnya membantu menyembuhkan bronchitis. Ubi jalar juga dipercaya bisa menghangatkan tubuh (mungkin karena rasa manis serta nutrisi lainnya).
Arthritis: Kandungan betakaroten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks menjadikan ubi jalar sebagai pilihan yang tepat untuk mengatasi arthritis. Air rebusan ubi jalar bisa dioleskan pada persendian untuk meredakan sakit akibat arthritis.
Kanker: Kandungan betakaroten, antioksidan, antikarsinogen utama, dan vitamin C, sangat penting untuk menyembuhkan berbagai jenis kanker, terutama kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan kanker pada organ dalam lainnya.
Keseimbangan air: Serat dalam ubi jalar akan membantu menahan air, sehingga keseimbangan cairan dalam tubuh dapat dipertahankan.
Radang lambung: Ubi jalar menimbulkan efek nyaman di lambung dan usus halus. Vitamin B kompleks, vitamin C, betakaroten, kalium, dan kalsium sangat efektif meredakan radang lambung. Selain itu, serat yang dikandung ubi jalar bisa mencegah terjadinya konstipasi dan penimbunan asam, sehingga akan menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan dan kandungan yang menenangkan dari ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan lambung.
Diabetes: Pengidap diabetes seringkali dihimbau untuk menghindari makanan yang manis. Hal ini tidak berlaku pada ubi jalar. Makanan satu ini sangat efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu sekresi dan fungsi insulin. Tetapi, tidak berarti kalau pengidap diabetes bisa makan ubi jalar tanpa aturan. Tetapi, mereka bisa mengganti asupan nasi atau karbohidrat mereka dengan ubi jalar.
Penambahan berat badan: Ubi jalar mengandung karbohidrat kompleks disertai vitamin dan mineral yang mudah dicerna. Oleh sebab itu, ubi jalar merupakan sumber energi dan efektif untuk membangun otot. Bagi Anda yang tidak percaya diri karena tulang-tulang menonjol ke permukaan kulit, cobalah mengonsumsi makanan super ini. Cara ini tidak menghasilkan efek samping apa pun sehingga lebih aman daripada mengonsumsi suplemen pembangun otot.
Keuntungan lain: Ubi jalar efektif menghentikan ketergantungan pada rokok, minuman beralkohol, serta narkotika tertentu. Selain itu, ubi jalar sangat baik bagi kesehatan pembuluh darah vena dan arteri. Konsentrasi betakaroten yang tinggi serta fosfor sangat baik bagi kesehatan mata dan kardiovaskular.

 ==================================================

Manfaat khasiat ubijalar dan cara meramunya: 
Bisul: 10 g daun ubi jalar yang masih segar ditumbuk sampai lumat lalu ditempelkan pada bisul.
Demam berdarah: Satu ikat daun ubi jalar direbus dengan satu liter air, setelah dingin, saring dan minum air rebusan sebagai pengganti air minum kira-kira satu liter setiap hari.
Rabun ayam: Setengah kepal daun ubi jalar merah dicuci bersih dan diparut, campur dengan 3 sendok makan air masak dan 2 sendok makan madu. Kemudian diperas dan disaring. Minumlah air ramuan yang sudah disaring tersebut 3 x sehari sampai sembuh.
Mabuk perjalanan: Ambil ubi jalar secukupnya, cuci bersih, dan makanlah sedikit demi sedikit selama dalam perjalanan.
Diabetes melitus (kencing manis): 100 g ubi jalar, 15 g kulit labu bligo (benincasa hispida ), dan 50 g biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc, saring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.
Sakit tenggorokan: Minum air seduhan bubuk ubi jalar putih. Bubuk ini didapatkan dari ubi yang dikeringkan dan ditumbuk hingga halus.
Cacingan dan susah buang air besar: Daun ubi jalar dijus lalu diminum. Dapat juga dilakukan dengan merebus daun ubi jalar dan meminumnya.
======================================
Itulah manfaat daun ubi jalar dan khasiat ubi jalar yang sangat berguna bagi kesehatan tubuh manusia.

Sekian dan terimakasih, semoga bermanfaat untuk anda.

Jumat, 28 Juni 2013

Manfaat Khasiat Daun Sukun Untuk Kesehatan Atau Obat

Berikut Ini Adalah Manfaat Khasiat Daun Sukun Untuk Kesehatan Tubuh Manusia, Dan Cara Meramunya Untuk Dijadikan Sebagai Obat Tradisional


manfaat daun sukun untuk obat

Manfaat daun sukun telah banyak diketahui dikalangan masyarakat, dan sudah dipergunakan khasiatnya sejak lama. Daun sukun ini dihasilkan dari pohon sukun yang terkenal juga dengan buah sukun yang enak dan gurih rasanya ketika digoreng.
Pohon sukun memiliki daun yang lebar dan tulang-tulang seratnya terlihat jelas di permukaan.
Khasiat daun sukun untuk pengobatan alami tradisional dapat anda peroleh dengan cara merebus beberap lembar daun sukun kering sehingga didapat air hasil rebusannya. Kemudian setelah air rebusan dingin maka siap diminum dengan teratur.

Inilah manfaat khasiat daun sukun dan cara meramunya:

Untuk mengobati gangguan ginjal 
maka siapkan segenggam daun sukun kering lalu dipotong-potong sampai halus. Setelah beres dihaluskan maka aduk dengan air panas dan biarkan sampai dingin. Setelah dingin saring daun sukun sehingga siap untuk diminum. Untuk mengurangi rasa pahitnya anda boleh mencampurnya dengan tambahan sedikit madu atau gula.

Bagi anda yang memiliki masalah kolesterol
bisa memanfaatkan daun sukun ini untuk menurunkan kolesterol anda. Caranya sangat mudah yaitu sipakan segenggam daun sukun kering, lalu dicampurkan dengan segenggam daun bangle. Kemudian seduh dengan air panas dan tunggu sampai airnya dingin. seperti membuat teh. Tambahkan sedikit gula atau madu untuk kurangi rasa pahitnya.

Asam urat juga dapat diobati dengan daun sukun
caranya sipakan segenggam daun sukun yang sudah dikeringkan dan segenggam daun greges otot. Setelah dicampurkan maka sedung dengan air panas, biarkan sampai air rebusan menjadi dingin.

====================================

Itulah ringkasan dari manfaat daun sukun serta khasiat daun sukun yang sangat berguna untuk kasehatan tubuh manusia dan sebagai obat tradisional

Sebagai catatan: 
Selama meminum rebusan daun sukun, hindari makan jeroan, kangkung, sayur bayam, daun singkong karena dapat menyebabkan otot menjadi kram. Untuk info lebih lanjut anda bisa konsultasikan dengan dokter ahli herbal mengenai manfaat daun sukun untuk penyembuhan penyakit anda.

Manfaat Daun Kelor dan Kandungan Nutrisi Menakjubkan

Daun Kelor
Kelor memiliki nama latin Moringa oeifera Lamk dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Tentunya anda pernah mendengar peribahasa "Dunia tak selebar daun kelor". Ya, daun kelor memang memiliki daun yang kecil-kecil.

Namun di balik daun kecilnya itu, kelor memiliki sejuta manfaat tak terduga bagi kesehatan. Lihat saja kandungan nutrisinya. Daun kelor mempunyai 7 x vitamin C pada jeruk, 4 x calcium pada susu, 4 x vitamin A pada wortel, 2 x protein pada susu dan 3 x potasium pada pisang. Woww, sungguh luar biasa!

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kandungan nutrisi daun kelor seperti dikutip dari Pondokibu.com:

1. Daun kelor mengandung lebih banyak vitamin C

Vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh kita dan melawan penyakit infeksi termasuk flu dan pilek. Buah- buah yang berasa asam seperti jeruk dan lemon mengandung banyak vitamin C. Tetapi Vitamin C daun kelor 7x lebih banyak daripada jeruk.

2. Daun kelor mengandung potassium

Potassium penting untuk otak dan saraf. Pisang adalah sumber potassium yang sangat baik. Daun kelor mengandung potassium 3x lebih banyak daripada pisang.

3. Daun kelor kaya akan Vitamin A

Vitamin A bertindak sebagai pelindung melawan penyakit mata, kulit, jantung, diare,dan banyak penyakit ringan lainya. Wortel diketahui sangat kaya vitamin A. Tetapi vitamin A pada daun kelor 4x lebih tinggi dari pada wortel.

4. Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat dan membantu mencegah osteoporosis. Susu menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu. Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor untuk pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Manfaat Daun Kelor

Antimikroba, antibakteri, antiinflamasi (antiradang), infeksi, virus Ebstein Barr (EBV), virus herpes simplek (HSV-1), HIV/AIDS, cacingan, bronchitis, gangguan hati, antitumor, demam, kanker prostat, kanker kulit, anemia, diabetes, tiroid, gangguan saraf, kolik di saluran pencernaan, rematik, sakit kepala, antioksidan, sumber nutrisi (protein dan mineral), dan tonik.

Anti-inflamasi.

Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “pohon ajaib” maupun “Pohon untuk Kehidupan”.

Dari penelitian daun kelor mampu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

Menurunkan kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu oleh pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stres. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.

Penelitian tentang daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus.

Mengatasi nyeri, letih, linu.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat Bunga

Antimikroba, antibakteri, infeksi, flu, cacingan, sariawan, radang tenggorokan, antitumor, rematik, gangguan saraf, sumber nutrisi, dan tonik.

Manfaat Biji Kelor

Antimikroba, antibakteri, kutil, penyakit kulit ringan, penjernih air, antitumor, sariawan lambung, demam, rematik, antiinflamasi, menaikkan kekebalan tubuh, sumber nutrisi, dan tonik.

Kulit Batang Kelor

Mengatasi karang gigi, gangguan pencernaan, flu, sariawan, antitumor, rematik, detoksifikasi, penetralisir racun ular serta kalajengking, sumber nutrisi, alat kontrasepsi dan afrodisiak.

Manfaat Akar Kelor

Antimikroba, karang gigi, flu, demam, asma, penguat jantung, antiinflamasi, rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati (hepatamegali)

Di balik daunnya yang kecil, daun kelor ternyata mengandung khasiat yang begitu besar bagi kesehatan. Kurang lebih satu dekade lalu, kita mengetahui berita kelaparan dan gizi buruk di Ethiopia dan beberapa nega Afrika lain. Namun saat ini, berkat daun kelor dan program PBB bencana kelaparan tersebut tidak terdengar lagi.

Manfaat Daun Pepaya, Biji, Bunga dan Akar Pohon Pepaya

Buah Pepaya
Pepaya memiliki nama latin Carica papaya L dan termasuk dalam keluarga Caricaceae. Tanaman ini dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi karena sifatnya yang manis dan menyegarkan. Selain mengandung banyak air, buah pepaya juga kaya akan vitamin C. Bagian bunga dan daun pepaya muda juga sering dimanfaatkan sebagai lalap teman makan nasi dan sambal.

Selain bisa dikonsumsi, beberapa bagian pohon pepaya juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Hampir semua bagian dari pohon pepaya bisa digunakan sebagai obat seperti Daun, Bunga, Biji, Akar, Getah, dan Kulit Pepaya.

Dalam tanaman pepaya terkandung enzim papain yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Selain kandungan enzim papain, dalam pepaya juga terkandung sifat antiseptik di mana kandungan ini berfungsi untuk mencegah perkembangbiakan bakteri-bakteri jahat yang hidup di usus kita. Tak heran, pepaya akan menjadi buah yang paling direkomendasikan untuk mengatasi masalah pencernaan.

Beberapa senyawa yang diketahui terdapat dalam daun pepaya antara lain Enzym papain, alkaloid karpaina, pseudo-karpaina, glikosid, karposid, sakarosa, dekstrosa, levulosa. Alkaloid karpaina mempunyai efek seperti digitalis. Sementara buahnya mengandung ß-karotene, pectin, d-galaktosa, 1-arabinosa, papain, papayotimin papain, fitokinase.

Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya

1. Melunakkan Daging

Jika ingin memasak daging sebaiknya gunakan daun pepaya dagingnya menjadi empuk dan enak saat dikunyah. Caranya, hancurkan daun pepaya yang masih basah dan campurkan ke dalam daging yang telah diiris-iris, tapi jangan terlalu banyak karna rasa pahit dari daun pepaya tersebut bisa membuat daging menjadi tidak enak dimakan.

2. Menambah nafsu makan

Tak sulit membuat ramuan penambah nafsu makan ini, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

3. Mencegah kanker

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

4. Menghilangkan jerawat

Ternyata daun pepaya juga dapat dipakai untuk mengatasi jerawat. Caranya, ambil 2-3 lembar daun pepaya tua. Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu, tambahkan satu setengah sendok air. Lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

5. Mengontrol tekanan darah

Caranya, ambil lima lembar daun pepaya, rebus dengan setengah liter air. Rebus terus hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.

6. Mengobati nyeri haid

Bagi Anda para wanita yang mengalami nyeri saat haid, ada baiknya anda mencoba resep tradisional dari daun pepaya ini, caranya ambil 1 lembar daun pepaya, asam jawa dan garam secukupnya. Rebus dengan segelas air hingga masak. Dinginkan sebelum diminum.

7. Mengobati demam berdarah

Bagi penderita demam berdarah, atau yang sedang mengalami gejala demam berdarah sangat disarankan untuk mengonsumsi daun pepaya. Karena daun pepaya memiliki kandungan yang bisa mengobati atau menetralkan gejala demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk.

Caranya, campur lima lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak, kemudian dinginkan sebelum diminum.

8. Melancarkan pencernaan

Memakan daun pepaya yang sudah direbus baik dimakan dengan atau tanpa makanan pendamping lainnya dapat membantu memperlancar pencernaan. Hal ini dikarenakan didalam daun pepaya terdapat zat karpain, yaitu sejenis kandungan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme jahat yang mengganggu pencernaan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya makan rutin daun pepaya rebus setiap hari selama beberapa hari.

Manfaat Biji Buah Pepaya

Biji pepaya tak dapat disepelehkan manfaatnya, selain bisa dijaadikan bibit untuk ditanam lagi juga bisa dijadikan obat yang sangat berkhasiat.

1. Biji Pepeya sebagai antibakteri

Penelitian telah dilakukan dan menemukan kalau biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

2. Melindungi Ginjal

Penelitian telah menemukan kalau dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

3. Menghilangkan Parasit di Usus

Ada bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak Nigeria dengan parasit usus, 76,7% dari anak-anak bebas parasit setelah tujuh hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari anak-anak yang menerima plasebo.

4. Menetralisir Racun dalam hati

Dalam pengobatan di negeri Cina diyakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

5. Mengobati cacingan

Penyakit memalukan ini juga sangat baik dibasmi dengan biji pepaya, bahkan sangat ampuh katanya.

Peringatan: Bagi yang ibu hamil jangan sekali-kali mengkomsumsi biji pepaya sebagai obat karna akan meningkatkan resiko keguguran.

Manfaat Bunga Pohon Pepaya

Sebenarnya manfaat bunga pepaya sama saja dengan daunnya, tapi yah masih tetap ada bedanya hanya saja belum ketemu jawabannya, makanya saya kasi info resep tumis bunga pepaya saja dulu. Caranya sama dengan menumis sayuran pada umumnya, silahkan dicatat bahannya :

  • 250 g bunga pepaya, bersihkan
  • 2 sdm minyak sayur
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 batang daun bawang, potong 3 cm
  • 2 buah cabai merah, iris serong tipis
  • 2 buah cabai hijau, iris tipis
  • 4 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 1 lembar daun pandan muda, iris kasar
  • 50 g teri nasi tawar goreng
  • 1 buah jagung manis, serut bijinya
  • 30 lembar daun kemangi
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam (Manfaat Pepaya : Daun, Bunga, Biji, Akar, Getah, dan Kulit Pepaya)

Manfaat Akar Pepaya

Bagian akar dari pohon pepaya juga memiliki khasiat yang tidak sedikit untuk kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat akar pepaya yang perlu Anda ketahui:

1. Kesehatan Ginjal

Yang banyak dikenal dari manfaat akar pepaya adalah khasiatnya sebagai obat bagi penyakit ginjal, baik yang sudah terkena maupun untuk menghindari penyakit ginjal. Caranya, rebus 3 potong akar pepaya bersama 1 liter air kemudian campur dengan madu untuk meminumnya.

2. Mengobati Cacingan

Selain itu, seperti pada manfaat biji pepaya di atas, akar pepaya juga baik untuk mengobati penyakit cacingan. Caranya ambil satu jari akar pepaya dan satu siung bawang putih, kemudian direbus dalam 100ml air. Setelah mendidih, angkat lalu dinginkan dan diminum 2 kali sehari.

3. Mengatasi gangguan saluran kencing

Caranya ambil 3 potong akar pepaya, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, kemudian saring. Minum ½ gelas, satu kali sehari.

4. Untuk mengobati rematik

Haluskan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng cina, 30 gram daun sirih segar, dan 5 buah cabai rawit. Rendam campuran dalam alkohol 75% selama 7 hari, kemudian peras dan saring. Gunakan airnya untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

Hmmh, luar biasa sekali ternyata manfaat dari pepaya ini. Selain buahnya manis dan segar bagian lain dari pohon pepaya ternyata bisa dijadikan obat. So, tanamlah pohon pepaya di dekat rumah kalian supaya kalian juga bisa merasakan manfaatnya.

Kumpulan Resep Cara Mengobati Sakit Maag Dengan Kunyit

Aneka Ramuan Tradisional Cara Mengobati Penyakit Maag Dengan Kunyit. Resep Turun Temurun dari Nenek Moyang.

Mengobati Sakit Maag Dengan Kunyit
Manfaat kunyit memang sangat beragam bentuknya terutama untuk dunia kesehatan, kunyit atau sering juga disebut curcuma adalah salah satu jenis rempah rempah asli dari kawasan asia tenggara termasuk indonesia. Kunyit atau curcuma ini memang terkenal sebagai salah satu bumbu penyedap untuk berbagai macam masakan, tetapi selain manfaat tersebut ternyata kunyit memiliki beribu-ribu manfaat lainnya tak terkecuali manfaatnya untuk kesehatan dan juga kecantikan.

Khasiat kunyit yang luar biasa tersebut memang tidak terlepas dari kandungan yang terdapat di dalamnya. Kunyit mengandung senyawa yang biasa disebut dengan senyawa kurkuminoid yaitu senyawa yang sangat berkhasiat sebagai media penyembuhan, kurkuminoid itu sendiri juga terdiri dari kurkumin, desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan juga zat – zat lainnya seperti minyak asiri,lemak, karbohidrat, protein, pati, vitamin dan mineral.

Salah satu penyakit yang dapat disembuhkan dengan manfaat kunyit tersebut adalah penyakit maag. Penyakit yang satu ini sangat mengganggu ketika sedang menyerang rasa perih, sakit dan terkadang menyebabkan mual ini memang sangat mengganggu aktifitas. Penyakit maag terjadi karena terdapatnya luka – luka pada mukosa lambung akibat dari keidakseimbangan antara sekresi pepsin atau asam lambung dan mukus. Stess, pola makan yang tidak teratur dan senang mengkonsumsi kopi yang dapat memicu meningkatnya produksi asam lambung.

Tetapi bagi anda yang menderita penyakit maag tidak perlu khawatir lagi karena cara pengobatan untuk penyakit maag dapat dilakukan dengan cara yang mudah dan murah yaitu dengan cara memanfaatkan kunyit sebagai obat. Ada beberapa cara yang dapat anda gunakan untuk mendapat khasiat kunyit ini:

Resep pertama
  1. Siapkan 2 sampai 3ruas kunyit
  2. Cucilah kunyit – kunyit tersebut hingga bersih
  3. Kupas kulit bagian luarnya
  4. Parut kunyit tersebut keudian peras dan ambil airnya untuk diminum.
  5. Dilakukan dua kali sehari
Resep kedua
  1. Siapkan 5 ruas kunyit
  2. Cuci hingga bersih
  3. Potong – potong kunyit tersebut menjadi beberapa bagian
  4. Rebus iisan kunyit tersebut berserta kayu manis
  5. Minum air rebusan tersebut pada saat magg mulai menyerang.
Resep ketiga
  1. Siapkan beberapa ruas kunyit
  2. Kupas dan kemudian cuci hingga bersih
  3. Parutlah kunyit dan kemudian rebus hingga mendidih
  4. Saring air rebusan dan campurkan dengan kuning telur mentah dan gula

Demikianlah berbagai cara yang dapat digunakan untuk menyembuhkan maag dengan manfaat kunyit. Cara yang anda pakai tergantung dengan selera anda. Baca juga artikel sebelumnya mengenai Cara Membuat Ramuan Tradisional Kunyit Berkhasiat untuk menyembuhkan beberapa penyakit.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost