Tampilkan postingan dengan label Aneka Manfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Manfaat. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Agustus 2013

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Udang

Udang
Udang merupakan salah satu makanan laut yang cukup digemari di Indonesia. Dengan wilayah geografis Indonesia yang sebagian besar adalah lautan, tidak sulit untuk mendapatkan udang sebagai bahan makanan. Selain dikonsumsi dengan cara dimasak, udang juga diolah menjadi bahan lain seperti terasi atau kerupuk udang.

Nah, kalau salah satu yang gemar seafood pasti tidak asing dengan kelezatan udang ini. Namun tahukah Anda apa saja kandungan nutrisi dan zat gizi yang terdapat pada udang. Lalu apa saja manfaatnya bagi kesehatan? Oke, kita bahas sama-sama yuk, apa saja kandungan gizi dan manfaat udang bagi kesehatan.

Kandungan Nutrisi Udang


Sumber Vitamin
Berbagai vitamin baik jenis larut air dan lemak juga sangat tinggi pada udang sehingga sangat baik dikonsumsi. Kandungannya yang tertinggi berturut-turut sesuai dengan persentase kebutuhan harian (daily value) adalah vitamin D (38%), vitamin B12 (19%), Niacin (13%), vitamin E (5%), vitamin B6 (5%), vitamin A (4%), vitamin C (3%), dan lain-lain.

Sumber Mineral
Udang juga mengandung berbagai mineral yang penting bagi tubuh. Mineral selenium dalam 100 gr udang segar cukup untuk memenuhi 54% kebutuhan harian, disusul fosfor (20%), zat besi dan tembaga (masing-masing 13%), magnesium (9%), zinc (7%), sodium (6%), potassium dan kalsium (masing-masing 5%), serta berbagai mineral penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.Seperti yang sudah diketahui, mineral dari bahan makanan laut lebih mudah diserap tubuh dibandingkan yang berasal dari kacang-kacangan dan serealia.

Sumber Protein
Kandungan protein udang dikategorikan sebagai “complete protein” karena kadar asam amino yang tinggi, berprofil lengkap, dan sekitar 85-95 persen proteinnya mudah dicerna tubuh. 100 gr udang mentah mengandung 20,3 gr protein atau cukup untuk memenuhi kebutuhan protein harian sebanyak 41 %.

Asam Amino
Profil asam amino udang (per 100 gr) berturut-turut yang termasuk tinggi adalah asam gulamat (3465 mg), asam aspartat (2100 mg), arginine (1775 mg), lysine (1768 mg), leucine (1612 mg), glycine (1225 mg), isoleucine (985 mg), dan valine (956 mg). Artinya, udang sangat cocok dikonsumsi bagi mereka yang membutuhkan protein untuk membentuk otot.

Rendah Kalori
Kalori udang yang sangat rendah (hanya 106 kalori per 100 gr udang) menjadikannya salah satu makanan diet yang cukup baik. Udang juga hanya mengandung sedikit asam lemak jenuh. Bahkan seperti halnya makanan laut lain, kadar asam lemak sehat pada udang justru sangat tinggi yaitu Omega-3 dan Omega-6 masing-masing mencapai 540 mg dan 28 mg per 100 gr udang segar.

Manfaat Udang untuk Kesehatan


Beberapa manfaat keseahtan yang bisa Anda dapatkan dari mengonsumsi udang antara lain,

1. Menjaga kesehatan kardiovaskular (jantung) karena kandungan asam lemak esensialnya akan menurunkan kolesterol jahat dan mencegah penggumpalan kepingan darah atau ateroskeloris.

2. Memenuhi kebutuhan protein dengan asam amino berprofil lengkap yang mudah diserap tubuh. Baik dikonsumsi bagi Anda yang ingin menambah massa otot.

3. Sangat cocok untuk menu diet karena tinggi protein dan rendah kalori.

4. Memaksimalkan berbagai fungsi organ-organ vital tubuh karena berbagai kandungan vitaminnya.

5. Sebagai antioksidan yang mampu menjaga kesehatan fungsi kekebalan tubuh, anti radikal bebas penyebab 50 macam penyakit degeneratif dan membantu produksi antibodi dengan kandungan selenium yang sangat tinggi.

6. Membantu bekerjanya lebih dari 70 macam enzim, hormon, dan proses biosintesa dalam tubuh dengan kandungan zinc-nya

7. Membantu meningkatkan kecerdasan dan pertumbuhan anak dengan kandungan vitamin D, B12 dan Omega 3

8. Mencegah penyakit darah rendah (anemia) dan berperan dalam pembentukan sel darah merah karena kandungan besi dan zinc-nya yang tinggi.

9. Menjaga kesehatan mata dengan kandungan vitamin A.

10. Menjaga kesehatan kulit dan mencegah penyakit pellagra (kulit burik dan bersisik) dengan kandungan vitamin E (alpha tocopherol) dan niasin yang tinggi.

11. Menjaga kesehatan tulang, gigi dan sendi dengan kandungan vitamin D, kalsium dan potassium yang tinggi.

Nah, itulah beberapa kandungan nutrisi udang dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh. Namun perlu diingat, meskipun udang mengandung banyak gizi udang juga dapat menyebabkan alergi. Jadi buat anda yang alergi dengan udang, jangan coba-coba untuk mengkonsumsinya.

Senin, 19 Agustus 2013

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Hijau

Kacang Hijau
Kacang hijau memiliki nama latin Vigna radiata dan termasuk ke dalam famili Fabaceae. Kacang hijau masih bersaudara dengan kacang panjang, kacang polong dan kacang kedelai. Di Indonesia, kacang hijau biasa dikonsumsi dan diolah menjadi bubur. Makanya dikenal dengan nama bubur kacang ijo, yang isinya merupakan campuran antara kacang hijau, santan dan gula serta beras ketan hitam.

Kacang hijau memiliki kandungan nutrisi yang luar biasa. Bahkan dikenal sebagai makanannya para tentara agar kebutuhan nutrisinya terpenuhi, fisiknya kuat dan otaknya cerdas. Oke berikut ini merupakan penjelasan mengenai kandungan nutrisi dan manfaat kacang hijau untuk kesehatan.

Kandungan Nutrisi Kacang Hijau


Sebagai salah satu sumber makanan yang baik untuk kesehatan, kacang hijau mengandung berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh.

Kaya Vitamin
Kacang hijau mengandung asam folat sebesar 159 µg/100 gr dan vitamin B1 sebesar 0,2 mg/100 gr. Tidak hanya itu, kacang hijau juga dilengkapi dengan riboflavin, B6, asam pantothenat, serta niasin, yang berguna membantu fungsi metabolisme dan organ tubuh.

Sumber Mineral
Kacang hijau kaya akan mineral. Dalam 100 gram kacang hijau terdapat potasium (266 mg), fosfor (99 mg), mangan (48 mg), kalsium (27 mg), magnesium (0,3 mg), zat besi (1,4 mg), zinc (0,8 mg), selenium (2,5 µg).

Kaya Protein
Kacang hijau bisa menjadi sumber protein alternatif bagi para vegetarian. Kandungan protein dalam setiap 100 gr kacang hijau sebesar 7 gr protein. Protein dalam kacang hijau memiliki profil asam amino lengkap dan dapat diserap tubuh lebih cepat. Protein berguna dalam membantu pembentukan sel-sel otot, mempercepat pemulihan, meningkatkan daya tahan tubuh, dan membantu Anda kenyang lebih lama.

Kaya Serat
Kandungan serat dalam 100 gr kacang hijau sebesar 7,6 gr serat. Jumlah ini dapat memenuhi kebutuhan serat harian sebesar 30 persen. Serat bermanfaat dalam menjaga fungsi saluran cerna, mencegah sembelit, dan membantu menurunkan kolesterol.

Kaya Omega-3
Kacang hijau juga diperkaya dengan Omega-3 sebesar 0,9 mg/100gr dan Omega-6 sebesar 119 mg/100gr. Seperti kita ketahui bahwa asam lemak esensial ini berguna untuk menurunkan kolesterol dan menjaga kesehatan jantung.

Manfaat Kacang Hijau Bagi Kesehatan


Kandungan nutrisi lengkap yang terkandung dalam kacang hijau, menjadikan makanan ini sebagai sumber makanan dengan segudang manfaat kesehatan, antara lain:

Membantu Penyerapan Nutrisi
Penelitian mengungkapkan bahwa kekurangan vitamin B1 menyebabkan metabolisme melambat sehingga proses penyerapan nutrisi dari makanan tidak berjalan maksimal. Kandungan vitmin B1 dan enzim-enzim aktif pada kacang hijau dapat memperbaiki kondisi ini dengan meningkatkan penyerapan nutrisi dan metabolisme tubuh.

Mencegah Penyakit Jantung
Kacang hijau mengandung serat tinggi yang berfungsi membersihkan saluran pencernaan, meningkatkan gerak peristaltik usus sehingga mengurangi waktu kotoran menumpuk di dalam usus, serat juga berperan dalam menurunkan kadar kolesterol jahat dalam tubuh, sehingga efektif untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti jantung dan stroke.

Mencegah Anemia
Diperkaya dengan zinc dan zat besi menjadikan kacang hijau sebagai makanan pilihan untuk mengatasi anemia, membantu keseimbangan hormon dan sistem kelenjar, serta menjaga metabolisme tubuh.

Membantu Pertumbuhan
Kacang hijau mengandung protein lengkap yang membantu pertumbuhan dan pembentukan sel-sel tubuh, yaitu sel-sel organ, otot, dan otak.

Hmmh, mengingat begitu banyaknya kandungan nutrisi dalam kacang hijau serta khasiatnya bagi kesehatan, tidak salah bila anda memasukkan kacang hijau dalam menu harian anda. Jika anda bingung cara mengolahnya, sekarang ini sudah banyak minuman kesehatan yang terbuat dari sari kacang hijau.

Selasa, 13 Agustus 2013

Kandungan Nutrisi dan Manfaat Kacang Almond

Kacang Almond
Kacang Almond merupakan salah satu Superfood (istilah untuk makanan yang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan). Meskipun almond pemilik nama "kacang" namun pohonnya berbeda dengan kacang panjang, kacang tanah dan kacang kedelai. Di Indonesia sendiri, kacang almond dikenal dengan nama kacang Badam.

Almond merupakan sumber nutrisi penting, vitamin, mineral, asam lemak, dan serat makanan yang diperlukan untuk otak dan tubuh yang sehat. Selain bisa dimakan secara mentah, kacang almond juga biasa digunakan sebagai bahan dalam membuat salad.

Almond juga mengandung vitamin E ekstra, vitamin B kompleks, dan asam lemak omega-3. Mengkonsumsi segenggam almond setiap hari menyediakan asupan protein yang cukup tinggi sehingga akan mencegah Anda dari rasa lapar yang berlebihan. Ditambah lagi, Anda akan mendapatkan semua vitamin penting yang dibutuhkan tubuh Anda.

Manfaat Kacang Almond untuk Kesehatan


Nah, berikut ini merupakan manfaat kacang almond untuk kesehatan seperti dikutip dari Zeenews.com:

1. Menurunkan kolesterol

Konsumsi secara teratur almond bisa membantu menjaga kadar kolesterol karena membantu meningkatkan protein high density lipoproteins (HDL) atau kolesterol ‘baik’ dan menurunkan jumlah protein low density lipoproteins (LDL) atau kolesterol ‘jahat’.

3. Kesehatan kulit

Minyak almond digunakan secara luas untuk perawatan kulit. Kulit manusia cenderung kehilangan minyak esensial, karena adanya aktivitas sehari-hari dan kekeringan kulit pada musim dingin. Tetapi, body massage dengan minyak almond bisa memberikan keajaiban bagi kulit dengan mengembalikan kemilau yang hilang.

6. Perkembangan janin

Asam folat dalam almond memainkan peran penting dalam pertumbuhan yang sehat dari sel dan jaringan. Mengonsumsi almond bisa bertindak sebagai sistem pertahanan yang kuat terhadap cacat lahir. Oleh karena itu, almond sangat diperlukan untuk pertumbuhan janin yang sehat.

2. Perkembangan otak

Jika Anda ingin memori yang baik, maka konsumsilah setidaknya 4-5 almond setiap hari karena membantu mempertajam memori.

4. Mencegah sembelit

Almond merupakan sumber makanan yang kaya akan serat. Dengan demikian, almond mampu membantu mencegah sembelit dan membantu kinerja gerakan usus.

5. Perlindungan terhadap diabetes

Almond mengontrol kenaikan gula darah dan tingkat insulin yang tidak diinginkan setelah setiap makan, sehingga berfungsi sebagai dinding pelindung terhadap diabetes.

Kandungan Nutrisi Kacang Almond


Para peneliti telah melakukan studi yang telah menemukan beberapa fakta gizi yang menakjubkan tentang almond. Anda mungkin sudah tahu bahwa almond mengandung lemak sehat yang baik untuk jantung. Akan tetapi, ternyata almond juga dilengkapi dengan segudang nutrisi penting lainnya, mulai dari vitamin, mineral, protein, serat, dan tentu saja asam lemak sehat. Semua nutrisi penting tersebut merupakan antioksidan yang sangat baik untuk membantu Anda menangkal radikal bebas dalam tubuh sehingga mampu membantu melawan kanker dalam tubuh.

Almond juga kaya akan asam lemak tak jenuh tunggal seperti oleat dan palmitoleat untuk menurunkan kolesterol jahat dan meningkatkan kolesterol baik. Dan itu berarti bahwa almond dapat mencegah penyakit jantung koroner dan stroke.

Taburkan almond cincang pada oatmeal atau roti gandum Anda dalam menu sarapan Anda. Atau konsumsilah segenggam almond panggang untuk menu snack kaya protein Anda. Masukkan almond ke dalam menu harian Anda dan sertakan manfaat gizinya untuk kesehatan Anda, bahkan untuk membantu Anda menurunkan berat badan maupun membentuk otot.

Kacang Almond
Nilai nutrisi per 100 g (3.5 oz)
Energi 2.418 kJ (578 kcal)
Karbohidrat 20 g
- Gula 5 g
- Dietary fibre 12 g
Lemak 51 g
- tak jenuh 4 g
- tak jenuh tunggal 32 g
- tak jenuh majemuk 12 g
Protein 22 g
Thiamine (Vit. B1) 0.24 mg (18%)
Riboflavin (Vit. B2) 0.8 mg (53%)
Niacin (Vit. B3) 4 mg (27%)
Asam Pantothenat (B5) 0.3 mg (6%)
Vitamin B6 0.13 mg (10%)
Folat (Vit. B9) 29 μg (7%)
Vitamin C 0.0 mg (0%)
Kalsium 248 mg (25%)
Zat Besi 4 mg (32%)
Magnesium 275 mg (74%)
Fosfor 474 mg (68%)
Kalium 728 mg (15%)
Seng 3 mg (30%)
Persentase merujuk kepada rekomendasi Amerika Serikat untuk dewasa.
Sumber: Data Nutrisi USDA

Senin, 12 Agustus 2013

Manfaat dan Khasiat Wedang Jahe untuk Kesehatan

Khasiat Wedang Jahe untuk Kesehatan
Wedang jahe merupakan minuman tradisional khas Indonesia yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Hal ini karena di dalam jahe yang menjadi bahan utamanya mengandung senyawa yang bermanfaat. Senyawa yang terkandung dalam jahe diantaranya Minyak atsiri zingiberena (zingirona), zingiberol, bisabolena, kurkumen, gingerol, filandrena, dan resin pahit.

Di beberapa tempat, wedang jahe dikenal dengan nama teh jahe. Selain sarat dengan antioksidan dan mineral penting, ramuan ajaib ini memiliki berbagai manfaat kesehatan. Berikut ini manfaat-manfaat kesehatan dari wedang jahe seperti dikutip Zeenews.com:

1. Menghilangkan Stres

Wedang Jahe adalah ramuan luar biasa yang ampuh menghilangkan stres karena bisa membuat nyaman dan merelaksasi lewat aroma. Menhirup teh jahe juga bisa membantu meningkatkan suasana hati Anda. Ramuan ajaib ini membuat Anda merasa segar dan tenang, dan jika Anda sedang mengalami hari yang buruk, semua getaran negatif akan hilang.

2. Mengatasi Masalah Pernapasan

Jika Anda menderita penyakit pernapasan umum seperti pilek dan batuk, wedang jahe sangat dianjurkan. Jahe membantu dalam melancarkan dahak dan memperluas paru-paru sehingga kesulitan bernafas bisa diatasi. Ramuan ajaib juga membantu menenangkan alergi dan bersin terus menerus, serta iritasi.

3. Melancarkan Peredaran Darah

Meminum secangkir wedang jahe dapat membantu meningkatkan aliran darah, serta membantu mencegah menggigil, demam dan berkeringat berlebihan. Asam amino dan mineral dalam teh membantu membuat aliran darah lancar, mencegah timbulnya penyakit kardiovaskular.

4. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Selain kaya akan antioksidan, wedang jahe juga sangat membantu dalam meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Minum secangkir teh jahe setiap hari bisa membantu mengecoh potensi risiko stroke dengan menghambat deposito lemak dari menyumbat arteri. Ini juga menurunkan tingkat kolesterol dan mencegah risiko serangan jantung.

5. Mengatasi Masalah Pencernaan

Wedang jahe ideal dalam membantu pencernaan, sehingga bisa meningkatkan penyerapan makanan dan menghindari sakit perut akibat makan berlebihan. Kembung dan sendawa yang mengganggu juga dapat dicegah dengan teh jahe.

6. Meningkatkan Nafsu Makan

Teh jahe juga meningkatkan nafsu makan dan membantu dalam melepaskan asam lambung yang menggumpal dalam pencernaan.

Oke, Sehaters dimana saja Anda berada. Itulah beberapa manfaat serta khasiat wedang jahe bagi kesehatan. Selamat mencoba.

Jumat, 09 Agustus 2013

Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan, Rambut dan Kulit Wajah

Lidah Buaya
Lidah buaya merupakan tanaman hias yang ditanam di pekarangan rumah maupun dalam pot di teras rumah. Namun, selain fungsinya sebagai tanaman hias, lidah buaya juga memiliki manfaat lain yakni sebagai tanaman obat yang mampu mengatasi berbagai penyakit. diantaranya kencing manis, sembelit dan wasir.

Selain itu, kandungan dalam daun lidah buaya bermanfaat sebagai bahan produk kecantikan. Baik yang diolah secara tradisional maupun diambil sarinya untuk produk kecantikan dalam kemasan modern.

Eksudat merupakan getah yg keluar dari daun ketika dilakukan pemotongan. Eksudat berbentuk cair, warna kuning dengan rasa pahit. Pada bagian ini terkandung sejumlah zat yaitu 8- dihidroxianthraquinone (Aloe Emoedin) dan glikosida (Aloins)

Kandungan Nutrisi Lidah Buaya

KomponenJumlah
Kadar air95 %
Karbohidrat (g)0.30
Kalori (kal)1.73-2.30
Lemak (g)0.05-0.09
Protein (g)0.01-0.06
Vitamin A ( IU)2.00-4.60
Vitamin C (mg)0.50-4.20
Thiamin (mg)0.003-0.004
Riboflavin (mg)0.001-0.002
Niasin (mg)0.038-0.040
Kalsium (mg)9.920-19.920
Zat Besi (mg)0.060-0.320
Sumber : Morsy (1991)

Manfaat Lidah Buaya untuk Kulit Wajah


Sebagai tanaman non-toksin, lidah buaya banyak ditanam sebagai tanaman hias dan tanaman obat tradisional. Yuk, simak 5 kegunaan dari lidah buaya berikut ini, seperti dikutip Zeenews.com:

1. Mencerahkan kulit

Lidah buaya memiliki manfaat yang menakjubkan untuk kulit. Hanya dengan mengoleskan sedikit gel lidah buaya, Anda bisa mecerahkan kulit Anda dengan sempurna. Ini juga ampuh meringankan sengatan dari matahari. Tak hanya itu, ini juga membantu dalam menyembuhkan lepuh akibat gigitan serangga eczema etcetera.

2. Obat untuk jerawat

Tanaman lidah buaya memiliki sifat anti-inflamasi yang membantu menyembuhkan masalah jerawat. Bila dioleskan pada kulit yang terkena jerawat, lidah buaya bisa menyembuhkan bekas luka dan mengurangi kemerahan. Aloe vera juga bisa diaplikasikan secara langsung ke kulit melalui gel, krim dan lotion untuk menyembuhkan jerawat.

3. Masker Lidah Buaya untuk wajah berminyak

Nah, untuk perawatan kulit berminyak, lidah buaya bisa juga dijadikan sebagai masker wajah.

Berikut resepnya:
  • 1 sendok makan masker lumpur
  • 1 sendok makan jus lidah buaya
  • 1 sendok makan tepung hazel
  • air secukupnya untuk membuat bahan-bahan ini jadi pasta
  • tambahkan 1 tetes essential tea tree oil
  • 1 tetes essential oil lavender
  • 1 tetes essential oil peppermint

Campurkan semua bahan, oleskan dan didiamkan selama 15 menit dan basuh dengan air hangat lalu percikkan air dingin.

Manfaat Lidah Buaya untuk Rambut


Semua orang pasti sudah tidak asing dengan khasiat lidah buaya yang satu ini. Sejak dulu lidah buaya memang dikenal sebagai tanaman yang berkhasiat bagi kesehatan rambut. Berikut ini bebeapa diantaranya:

1. Melawan rambut rontok

Lidah buaya mengandung banyak vitamin dan mineral yang efektif untuk mengobati rambut rontok. Campur ekstrak lidah buaya dengan shampo dan oleskan pada rambut Anda.

2. Kondisioner alami

Aloe vera adalah kondisioner rambut alami yang memiliki efek pendinginan. Anda dapat memijat rambut dan kulit kepala dengan jus lidah buaya untuk mendapatkan hasil terbaik. Diamkan dan bilas dengan shampo.

3. Mencegah kebotakan

Penipisan rambut membuat Anda jadi botak? Anda dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dengan mengoleskan gel atau jus lidah buaya pada kulit kepala Anda secara teratur. Biarkan 10 menit dan bilas dengan shampo.

4. Pelembap alami

Ingin melembapkan rambut dan membuatnya jadi lebih mudah ditata?Gunakan gel atau jus lidah buaya sebagai bahan perawatan rambut Anda. Oleskan gel atau jus lidah buaya pada rambut dan kulit kepala. Tunggu 15 menit dan bilas dengan shampo.

5. Melawan ketombe

Jika Anda menderita ketombe, kulit kepala kering dan gatal, segera gunakan gel atau jus lidah buaya untuk mengobati ketombe secara alami. Oleskan ekstrak lidah buaya pada kulit kepala dan biarkan selama 40-60 menit untuk menyingkirkan ketombe.

Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan


1. Membantu menyembuhkan masalah pencernaan

Jus lidah buaya membantu banyak dalam mendetoksifikasi dan meningkatkan proses pencernaan. Jus dan gel aloe vera membantu dalam memerangi sembelit, sindrom iritasi usus, mulas dan iritasi saluran pencernaan lainnya, karena aloe vera merupakan obat pencahar yang baik.

2. Membantu meningkatkan kekebalan tubuh

Tanaman lidah buaya merupakan sumber yang kaya akan vitamin seperti Vitamin A, B1, B2, B6, B12, C, dan E, asam folat, dan Niacin. Jadi, konsumsi lidah buaya setiap hari mampu meningkatkan sistem pertahanan tubuh sehingga melindungi Anda dari segala jenis stres oksidatif.

3. Membantu mengendalikan diabetes

Lidah buaya bila dikonsumsi baik dalam bentuk jus atau gel, berfungsi sebagai obat tradisional untuk mengobati diabetes, karena membantu dalam menjaga kadar gula darah.

Melihat begitu banyak manfaat tanaman lidah buaya ini, sudah sewajarnya jika kita mulai menanam tanaman ini di teras rumah. Selain sebagai tanaman hias, suatu saat bisa digunakan sebagai obat tradisional.

Manfaat Teh Hijau vs Khasiat Teh Hitam untuk Kesehatan

Teh Hijau
Teh merupakan tanaman yang dimanfaatkan daunnya sebagai minuman. Namun ternyata, fungsi teh bukan hanya sebagai campuran minuman, namun juga bermanfaat bagi kesehatan. Hal ini dikarenakan adanya beberapa kandungan dalam daun teh yang bemanfaat seperti flavonoid, poliphenol dan kafein.

Varian teh yang pertama ditemukan adalah teh hitam. Akan tetapi, sekarang ini penggunaannya mulai tergantikan oleh teh hijau yang dipercaya memiliki lebih banyak khasiat. Berikut ini beberapa manfaat dari teh hijau dan teh hitam bagi kesehatan:

Khasiat Teh Hitam


Konsumsi Teh Hitam Bantu Kurangi Risiko Diabetes

Flavonoid, senyawa kuat yang ampuh melawan penyakit, khususnya ditemukan dalam teh hitam, menurut studi di School of Public Health, Curtin University di Perth, Australia.

“Konsumsi teh harus dibiasakan karena potensi manfaatnya dalam mencegah penyakit umum dan mematikan,” ujar penulis studi Dr. Andy Lee. FYI, kanker ovarium sudah diidap sekitar 7.000 wanita per tahunnya di Inggris.

Kesehatan Rambut

Teh hitam juga baik untuk rambut Anda. Anda bisa merendam teh hitam dengan daun pacar (henna) dan diolesi ke rambut. Ini memberi warna hitam yang indah pada rambut Anda.

Teh Hijau Cegah Serangan Jantung

Jika Anda seorang peminum teh hitam, maka Anda akan mengalami risiko yang lebih rendah untuk stroke jantung. Menurut studi independen yang dilakukan Netherlands National Institute of Public Health, teh hitam mampu meningkatkan kesehatan jantung dan dengan demikian, bisa mengurangi kemungkinan stroke.

Manfaat Teh Hijau


Teh Hijau Membantu Mengusir Bau Mulut

Beberapa penelitian telah menemukan bahwa ternyata selain mampu membantu membakar lemak tubuh Anda, green tea alias teh hijau juga memiliki kemampuan untuk membantu mengatasi bau mulut. Para ahli meyakini suatu antioksidan dalam teh hijau yaitu polifenol dapat mencegah gigi berlubang dan bau mulut tidak sedap. Selain teh hijau, ternyata peterseli dan kemangi juga merupakan makanan yang kaya polifenol sehingga baik untuk mengusir bau mulut.

Tingkatkan Memori dengan Minum Teh Hijau

Setelah melewati proses penelitian, para ilmuwan akhirnya memiliki penjelasan mengapa teh hijau baik untuk otak. Menurut para ilmuwan, hal itu terletak pada sifat kimia dari teh hijau yang bisa mempengaruhi produksi sel-sel otak, sehingga bisa meningkatkan memori dan pembelajaran spasial.

EGCG (epigallocatechin-3 gallate), zat utama pada teh hijau. Selain dikenal sebagai antioksidan, tim peneliti juga percaya bahwa EGCG memiliki efek yang menguntungkan terhadap penyakit degeneratif yang berkaitan dengan usia

Teh Hijau Bantu Tingkatkan Kinerja Otak

Teh hijau mengandung banyak poliphenol, yang dapat melebarkan pembuluh darah sehingga memperlancar peredaran darah menuju otak. Peneliti menduga, senyawa inilah yang berada di balik manfaat teh hijau.

Para ilmuwan dari University Hospital Basel di Swiss, Stefan Borgwardt, mengatakan, teh hijau mungkin dapat membantu mencegah penurunan peran neurotransmitter dalam fungsi otak, seperti dopamine dan epinephrine.

Kandungan Kafein


Anda harus menyadari bahwa kedua jenis teh ini memiliki manfaat kesehatan yang sangat mirip satu sama lain. Lalu, apa perbedaan yang sebenarnya antara kedua jenis teh ini? Perbedaannya terletak pada kandungan kafein. Teh hitam memiliki 2-3 kali lebih banyak kafein dari teh hijau.

Kafein memiliki manfaat tersendiri seperti penurunan berat badan, namun umumnya dianggap sebagai zat adiktif. Kafein juga memiliki banyak efek yang merugikan pada tubuh, terutama sistem saraf pusat. Namun, tidak ada konsensus yang jelas di antara para ahli medis tentang kafein. Jadi, kita tidak tahu berapa banyak dan terlalu banyaknya sejauh ini pada kandungan kafein.

Jadi, kita bisa mengambil kesimpulan bahwa teh hijau maupun teh hitam sama-sama bermanfaat bagi kesehatan. Semua tergantung pada selera, mana yang lebih kita sukai: Teh hijau atau Teh hitam?

Senin, 01 Juli 2013

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan dan Rambut

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan
Seledri memiliki nama latin Apium graveolens L dan termasuk dalam famili Apiaceae atau suku adas-adasan. Seledri satu suku dengan wortel dan adas pulosari. Daun seledri sudah sejak lama digunakan sebagai bahan penyedap masakan karena aromanya yang khas dan menggugah selera. Bahkan di negara-negara Eropa dan Jepang tanaman seledri tidak ada yang mubazir, sebab mereka sudah biasa menjadikan batang, daun dan biji bunga seledri sebagai bahan masakan.

Seledri mulai dikenal di Indonesia sejak jaman penjajahan Belanda. Waktu itu para penjajah menggunakan seledri untuk penyedap masakan berkuah seperti sup. Sekarang ini, seledri merupakan bagian tak terpisahkan dari masakan Indonesia.

Selain manfaatnya sebagai bahan masakan, seledri juga berkhasiat sebagai tanaman obat herbal untuk mengatasi berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Hal ini karena seledri mengandung senyawa-senyawa yang diperlukan tubuh.

Berikut ini beberapa senyawa yang terkandung dalam daun seledri dan berkhasiat untuk kesehatan:

  • Senyawa 3-n-butilpthalida, menurunkan tekanan darah, anti peradangan akibat infeksi, anti kejang, dan menurunkan kadar kolesterol darah.
  • Senyawa L-triptofan, antioksidan, mencegah aterosklerosis dengan cara menghambat proses oksidatif.
  • Serat, mencegah kegemukan. Jenis seratnya butuh waktu lebih lama untuk dicerna sehingga membuat rasa kenyang.
  • Vitamin. Dalam 100 gram seledri terkandung 494 IU vitamin A. Semakin hijau daunnya, semakin tinggi kandungan vitamin A di dalamnya. Vitamin lain di dalam seledri antara lain vitamin C, B1, dan B2.
  • Senyawa poliasetilena, bersifat racun bagi bakteri dan jamur sehingga digunakan sebagai tanaman obat sejak abad pertengahan. Di antaranya untuk obat anti peradangan akibat infeksi.

Aroma seledri yang khas berasal dari sejumlah komponen mudah menguap dari minyak atsiri yang dikandungnya, paling tinggi pada buahnya yang dikeringkan. Kandungan utamanya adalah butilftalida dan butilidftalida sebagai pembawa aroma utama. Terdapat juga sejumlah flavonoid seperti graveobiosid A (1-2%)dan B (0,1 - 0,7%), serta senyawa golongan fenol.

Komponen lainnya adalah apiin, isokuersitrin, furanokumarin, serta isoimperatorin. Kandungan asam lemak utama adalah asam petroselin (40-60%). Daun dan tangkai seledri juga mengandung steroid seperti stigmasterol dan sitosterol.

Manfaat Daun Seledri untuk Kesehatan

Untuk mendapatkan khasiat dari daun seledri, bisa dilakukan dengan cara merebus dan mengambil sarinya, dimasak, dimakan mentah atau dibuat jus. Berikut ini beberapa manfaat daun seledri bagi kesehatan kita.

1. Sebagai Antioksidan

Seledri mengandung antioksidan jenis luteolin dan flavonoid yang membantu menangkal radikal bebas dalam tubuh. Luteloin juga berguna meningkatkan metabolisme tubuh.

2. Sebagai Antiinflamasi

Seledri juga mengandung zat anti-inflamasi, serta efektif mencegah masalah tulang seperti osteoartharitis dan nyeri sendi.

3. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Seledri kaya dengan vitamin A dan vitamin C yang merupakan antioksidan penting dalam menjaga sistem kekebalan tubuh. Vitamin C memungkinkan produksi kolagen yang membantu melindungi otot dan jaringan ikat untuk menjaga kesehatan kulit dan melawan penyakit.

4. Memperkuat tulang

Seledri mengandung Vitamin K yang berperan dalam sintesis protein (jenis osteocalcin) sehingga meningkatkan kepadatan tulang dan gigi.

5. Melindungi jantung

Tubuh kita menghasilkan asam amino yang disebut homosistein yang dapat mengganggu fungsi normal pembuluh darah dan menyebabkan penyakit kardiovaskular. Seledri mengandung Vitamin B9 atau folat, yang dapat mengubah asam amino menjadi molekul sederhana sehingga melindungi Anda dari serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya.

6. Membantu mencegah kanker

Senyawa organik miristisin dalam seledri terbukti mampu mencegah perkembangbiakan sel kanker dalam tubuh. Miristisin juga mengaktifkan enzim dan membantu menetralkan senyawa berbahaya tertentu penyebab kanker prostat dan usus.

Manfaat Seledri untuk Kesehatan Rambut

Selain bermanfaat untuk kesehatan, seledri juga berkhasiat untuk kecantikan rambut seperti menyuburkan rambut, mengatasi rambut rontok dan

1. Menyuburkan Rambut

Siapkan 7 sampai 10 helai seledri. Cuci sampai bersih sempurna. Kemudian tumbuk halus dan gosokkan ke rambut yang telah dibersihkan. Pijat lembut kulit kepala Anda selama 15 menit. Setelah itu bungkus rambut yang telah digosokkan seledri dan diamkan selama 1 jam. Setelah itu, kembali bilas rambut dengan air bersih. Untuk hasil maksimal, lakukan langkah ini seminggu sekali.

2. Mengatasi Rambut Rontok

Ambil seledri sebanyak dua genggam. Bersihkan dan potong kecil-kecil. Selanjutnya haluskan dengan cara diblender. Setelah halus sempurna, simpan seledri yang telah halus dan kemudian campurkan dengan 1 butir telur yang telah dikocok. Aplikasikan campuran telur dan seledri tersebut di kepala Anda dan pijat lembut selama 15 menit. Setelah itu diamkan kurang lebih 1 jam dan bilas bersih.

3. Meluruskan Rambut dengan Daun Seledri

Tumbuklah beberapa batang daun seledri yang masih segar hingga halus, tambahkan sedikit air. Peras untuk mendapatkan sari daun seledri, setelah itu simpan didalam botol dan diamkan selama 1 malam, gunakan untuk kreambath pada esok harinya. Setelah selesai, keramaslah menggunakan shampo.

Sebenarnya masih banyak lagi manfaat seledri yang bisa diungkap. Salah satunya adalah untuk mencerahkan wajah. Caranya dengan memasukkan irisan batang seledri ke dalam air panas, biarkan hingga dingin. Setelah itu airnya dipakai untuk mencuci muka.

Manfaat Singkong dan Daun Singkong

Manfaat Singkong
Singkong memiliki beberapa nama dalam bahasa Indonesia. Ada yang menyebutnya ubi kayu, ada juga yang menyebutnya ketela pohon. Dalam bahasa latin singkong dikenal dengan nama Manihot utilissima dan termasuk dalam famili Euphorbiaceae. Singkong merupakan tanaman perdu dimana umbinya sering dimanfaatkan sebagai pengganti makanan pokok karena mengandung banyak karbohidrat. Sementara daunnya yang masih muda dimakan sebagai lalap atau dibuat sayur daun singkong.

Tapi, selain dimanfaatkan sebagai bahan makanan, singkong juga digunakan sebagai tanaman obat untuk menyembuhkan berbagai penyakit dan gangguan kesehatan. Di antaranya obat rematik, sakit kepala, demam, luka, diare, cacingan, disentri, rabun senja, beri-beri, dan bisa meningkatkan stamina.

Kandungan Singkong dan Daun Singkong

Menurut Prof. Hembing Wijayakusuma, pakar tanaman obat efek farmakologis dari singkong adalah sebagai antioksidan, antikanker, antitumor, dan menambah napsu makan. Bagian yang umum dipakai pada tanaman ini adalah daun dan umbi.

Umbi singkong memiliki kandungan kalori, protein, lemak, hidrat arang, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin B dan C, dan amilum. Daun singkong mengandung vitamin A, B1 dan C, kalsium, kalori, forfor, protein, lemak, hidrat arang, dan zat besi. Sementara kulit batang, mengandung tannin, enzim peroksidase, glikosida, dan kalsium oksalat.

Kandungan gizi singkong per 100 gram meliputi:

  • Kalori 121 kal
  • Air 62,50 gram
  • Fosfor 40,00 gram
  • Karbohidrat 34,00 gram
  • Kalsium 33,00 miligram
  • Vitamin C 30,00 miligram
  • Protein 1,20 gram
  • Besi 0,70 miligram
  • Lemak 0,30 gram
  • Vitamin B1 0,01 miligram

Karena kandungannya itulah tanaman singkong sejak zaman dahulu dijadikan sebagai tanaman obat alternatif untuk mengatasi berbagai keluhan penyakit.

Manfaat Singkong dan Daun Singkong

1. Melancarkan pencernaan

Singkong merupakan umbi yang banyak sekali mengandung Insoluble Fiber atau Serat yang Tidak Larut dalam Air. Serat jenis ini berfungsi memperlancar proses buang air besar, serta mampu nyerap dan membuang toksin dalam usus, sehingga pencernaan Anda menjadi sehat.

2. Mengobati sakit kepala

Anda dapat memanfaatkan daun singkong untuk mengobati sakit kepala. Caranya yaitu coba sekali kali kompres dengan daun singkong. Ambillah beberapa lembar daun. Lalu tumbuklah sampai halus. Setelah itu kompreskan pada bagian yang dirasa sakit.

3. Untuk mengobati diare

Daun singkong ternyata juga mampu mengobati diare. Caranya yaitu rebuslah daun singkong di air kira kira 900 cc, lalu biarkan sampai tinggal separonya atau 450 cc. Kemudian saring daun tersebut hingga menjadi separonya lagi. Kemudian minumlah 2 kali sehari yaitu pagi dan sore.

4. Mencerdaskan otak

Berbagai penelitian menyebutkan bahwa di dalam daun singkong ada berbagai kandungan asam amino yang diperlukan tubuh baik untuk membantu mengubah karbohidrat menjadi energi, membantu pemulihan kulit dan tulang, meningkatkan daya ingat, kinerja otak dan metabolisme asam amino lain. Dalam kaitan mencerdaskan otak ada beberapa asam amino yang terkandung dalam daun singkong yaituasam glutamik, phenilalanin, tirosin dan triptophan.

5. Obat Luka Bernanah dan Terbakar

Mengatasi luka bernanah, batang singkong segar ditumbuk lalu ditempelkan pada bagian tubuh yang sakit. Untuk luka garukan, singkong diparut lalu ditempelkan pada bagian yang sakit dan diperban.

Obat luka karena terkena benda panas, singkong diparut lalu diperas. Airnya didiamkan beberapa saat hingga patinya mengendap, lalu patinya dioleskan pada bagian yang luka.

6. Mengatasi Rematik

Pada pemakaian luar, sebanyak lima lembar daun singkong, 15 gram jahe merah, dan kapur sirih secukupnya, dihaluskan dan ditambahkan air secukupnya. Setelah diaduk, ramuan dioleskan pada bagian tubuh yang sakit.

Pada pemakaian dalam, 100 gram batang singkong, satu batang sereh, dan 15 gram jahe direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 400 cc. Lalu, disaring dan diminum airnya sebanyak 200 cc. Lakukan dua kali sehari.

7. Obat Cacingan

Untuk mengobati cacingan pada anak-anak, caranya ambil 60 gram kulit batang singkong dan 30 gram daun ketepeng cina direbus dengan 600 cc air hingga tersisa 300 cc. Lalu disaring dan diminum airnya menjelang tidur. Mengatasi beri-beri, 200 gram daun singkong dimakan sebagai lalap.

8. Meningkatkan Stamina

Untuk meningkatkan stamina, 100 gram singkong, 25 gram kencur, dan lima butir angco (kurma merah, beli di toko obat/makanan china) yang telah dibuang bijinya, diblender dengan menambahkan air secukupnya. Lalu tambahkan madu dan diminum.

9. Manfaat lain dari singkong:

  • Daun singkong dapat gunakan sebagai obat penambah darah karena memiliki kandungan zat besi yang tinggi.
  • Daun singkong dapat digunakan untuk mengompres pada luka bakar karena dapat mempercepat proses pendinginan.
  • Umbi singkong juga dapat dipakai sebagai obat panas dalam dengan cara diparut terlebih dahulu dan diambil air perasannya.
  • Air perasan umbi singkong terbukti mengandung getah dan tepung maka bisa dipakai untuk obat maag dan panas dalam.
  • Air perasan umbi dapat mengobati luka pada lambung, karena fungsinya sebagai antibiotik. Sedangkan pada penderita panas dalam air perasan umbi singkong tersebut dapat mendinginkan daerah pencernaan.

Selain semua manfaat di atas, Singkong juga baik untuk diet rendah kalori Anda. Ini karena singkong merupakan bahan makanan dengan kandungan karbohidrat yang lebih rendah dari nasi dan roti, dengan kandungan serat yang tinggi sehingga membuat perut tetap terasa kenyang dalam waktu yang lama. Oke, selamat makan singkong.

Jumat, 28 Juni 2013

Manfaat Daun Kelor dan Kandungan Nutrisi Menakjubkan

Daun Kelor
Kelor memiliki nama latin Moringa oeifera Lamk dan termasuk dalam keluarga Euphorbiaceae. Tentunya anda pernah mendengar peribahasa "Dunia tak selebar daun kelor". Ya, daun kelor memang memiliki daun yang kecil-kecil.

Namun di balik daun kecilnya itu, kelor memiliki sejuta manfaat tak terduga bagi kesehatan. Lihat saja kandungan nutrisinya. Daun kelor mempunyai 7 x vitamin C pada jeruk, 4 x calcium pada susu, 4 x vitamin A pada wortel, 2 x protein pada susu dan 3 x potasium pada pisang. Woww, sungguh luar biasa!

Berikut ini beberapa penjelasan mengenai kandungan nutrisi daun kelor seperti dikutip dari Pondokibu.com:

1. Daun kelor mengandung lebih banyak vitamin C

Vitamin C memperkuat sistem kekebalan tubuh kita dan melawan penyakit infeksi termasuk flu dan pilek. Buah- buah yang berasa asam seperti jeruk dan lemon mengandung banyak vitamin C. Tetapi Vitamin C daun kelor 7x lebih banyak daripada jeruk.

2. Daun kelor mengandung potassium

Potassium penting untuk otak dan saraf. Pisang adalah sumber potassium yang sangat baik. Daun kelor mengandung potassium 3x lebih banyak daripada pisang.

3. Daun kelor kaya akan Vitamin A

Vitamin A bertindak sebagai pelindung melawan penyakit mata, kulit, jantung, diare,dan banyak penyakit ringan lainya. Wortel diketahui sangat kaya vitamin A. Tetapi vitamin A pada daun kelor 4x lebih tinggi dari pada wortel.

4. Daun kelor mengandung kalsium

Kalsium membangun tulang dan gigi yang kuat dan membantu mencegah osteoporosis. Susu menyediakan banyak kalsium tapi kalsium pada daun kelor 4x lebih banyak dari kalsium susu. Daun kelor dapat membantu membangun kembali tulang-tulang yang lemah, mengatasi kekurangan darah dan membantu para ibu yang kekurangan gizi untuk memenuhi gizi bagi bayinya. Para dokter di Africa menggunakan daun kelor untuk pengobatan diabetes dan di India daun kelor digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi.

Dari hasil analisa kandungan nutrisi dapat diketahui bahwa daun kelor memiliki potensi yang sangat baik untuk melengkapi kebutuhan nutrisi dalam tubuh. Dengan mengonsumsi daun kelor maka keseimbangan nutrisi dalam tubuh akan terpenuhi sehingga orang yang mengonsumsi daun kelor akan terbantu untuk meningkatkan energi dan ketahanan tubuhnya.

Selain itu, daun kelor juga berkhasiat untuk mengatasi berbagai keluhan yang diakibatkan karena kekurangan vitamin dan mineral seperti kekurangan vitamin A (gangguan penglihatan), kekurangan Choline (penumpukan lemak pada liver), kekurangan vitamin B1 (beri-beri), kekurangan vitamin B2 (kulit kering dan pecah-pecah), kekurangan vitamin B3 (dermatitis), kekurangan vitamin C (pendarahan gusi), kekurangan kalsium (osteoporosis), kekurangan zat besi (anemia), kekurangan protein (rambut pecah-pecah dan gangguan pertumbuhan pada anak).

Manfaat Daun Kelor

Antimikroba, antibakteri, antiinflamasi (antiradang), infeksi, virus Ebstein Barr (EBV), virus herpes simplek (HSV-1), HIV/AIDS, cacingan, bronchitis, gangguan hati, antitumor, demam, kanker prostat, kanker kulit, anemia, diabetes, tiroid, gangguan saraf, kolik di saluran pencernaan, rematik, sakit kepala, antioksidan, sumber nutrisi (protein dan mineral), dan tonik.

Anti-inflamasi.

Kelor memiliki fungsi pengobatan karena mengandung kalsium dan pospor. Kandungan mineral dan vitamin sangat tinggi dibanding sayuran lainnya. Tidak heran, media asing banyak yang menyebut kelor sebagai “pohon ajaib” maupun “Pohon untuk Kehidupan”.

Dari penelitian daun kelor mampu menghambat aktifasi NFkB dan menurunkan ekspresi protein tumor.

Menurunkan kolesterol jahat.

Kelebihan kolesterol dapat memacu berbagai penyakit. Tingginya kadar kolesterol dipicu oleh pola makan yang kurang sehat dan ditambah faktor psikologis seperti stres. Hormon adrenalin dan kostisol dapat memicu produksi kolesterol dalam tubuh.

Penelitian tentang daun kelor membuktikan, bahwa efek dari ekstrak kelor sebanding dengan obat atenolol dalam menurunkan kadar lemak dalam tikus.

Mengatasi nyeri, letih, linu.

Daun kelor mengandung pterigospermin yang merangsang kulit sehingga dapat berfungsi sebagai param yang manghangatkan. Jika daun kelor dilumat dan dibalur akan mengurangi rasa nyeri karena bersifat analgesik.

Manfaat Bunga

Antimikroba, antibakteri, infeksi, flu, cacingan, sariawan, radang tenggorokan, antitumor, rematik, gangguan saraf, sumber nutrisi, dan tonik.

Manfaat Biji Kelor

Antimikroba, antibakteri, kutil, penyakit kulit ringan, penjernih air, antitumor, sariawan lambung, demam, rematik, antiinflamasi, menaikkan kekebalan tubuh, sumber nutrisi, dan tonik.

Kulit Batang Kelor

Mengatasi karang gigi, gangguan pencernaan, flu, sariawan, antitumor, rematik, detoksifikasi, penetralisir racun ular serta kalajengking, sumber nutrisi, alat kontrasepsi dan afrodisiak.

Manfaat Akar Kelor

Antimikroba, karang gigi, flu, demam, asma, penguat jantung, antiinflamasi, rematik, bengkak kaki (edema), epilepsi, sakit kepala, afrodisiak, menjaga kesehatan organ reproduksi, penyegar kulit, mengobati penyakit ginjal, dan pembesaran hati (hepatamegali)

Di balik daunnya yang kecil, daun kelor ternyata mengandung khasiat yang begitu besar bagi kesehatan. Kurang lebih satu dekade lalu, kita mengetahui berita kelaparan dan gizi buruk di Ethiopia dan beberapa nega Afrika lain. Namun saat ini, berkat daun kelor dan program PBB bencana kelaparan tersebut tidak terdengar lagi.

Manfaat Daun Pepaya, Biji, Bunga dan Akar Pohon Pepaya

Buah Pepaya
Pepaya memiliki nama latin Carica papaya L dan termasuk dalam keluarga Caricaceae. Tanaman ini dimanfaatkan buahnya untuk dikonsumsi karena sifatnya yang manis dan menyegarkan. Selain mengandung banyak air, buah pepaya juga kaya akan vitamin C. Bagian bunga dan daun pepaya muda juga sering dimanfaatkan sebagai lalap teman makan nasi dan sambal.

Selain bisa dikonsumsi, beberapa bagian pohon pepaya juga dimanfaatkan sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Hampir semua bagian dari pohon pepaya bisa digunakan sebagai obat seperti Daun, Bunga, Biji, Akar, Getah, dan Kulit Pepaya.

Dalam tanaman pepaya terkandung enzim papain yang berfungsi untuk melancarkan pencernaan. Selain kandungan enzim papain, dalam pepaya juga terkandung sifat antiseptik di mana kandungan ini berfungsi untuk mencegah perkembangbiakan bakteri-bakteri jahat yang hidup di usus kita. Tak heran, pepaya akan menjadi buah yang paling direkomendasikan untuk mengatasi masalah pencernaan.

Beberapa senyawa yang diketahui terdapat dalam daun pepaya antara lain Enzym papain, alkaloid karpaina, pseudo-karpaina, glikosid, karposid, sakarosa, dekstrosa, levulosa. Alkaloid karpaina mempunyai efek seperti digitalis. Sementara buahnya mengandung ß-karotene, pectin, d-galaktosa, 1-arabinosa, papain, papayotimin papain, fitokinase.

Manfaat dan Khasiat Daun Pepaya

1. Melunakkan Daging

Jika ingin memasak daging sebaiknya gunakan daun pepaya dagingnya menjadi empuk dan enak saat dikunyah. Caranya, hancurkan daun pepaya yang masih basah dan campurkan ke dalam daging yang telah diiris-iris, tapi jangan terlalu banyak karna rasa pahit dari daun pepaya tersebut bisa membuat daging menjadi tidak enak dimakan.

2. Menambah nafsu makan

Tak sulit membuat ramuan penambah nafsu makan ini, siapkan daun pepaya segar seukuran telapak tangan, sedikit garam, dan air hangat setengah cangkir. Semua bahan dicampur, ditumbuk atau diblender, kemudian disaring untuk diambil airnya kemudian diminum. Ramuan ini aman, bahkan untuk anak-anak sekalipun.

3. Mencegah kanker

Dari beberapa penelitian dijelaskan, batang dan daun pepaya mengandung banyak getah putih seperti susu (white milky latex), yang berpeluang dikembangkan sebagai antikanker, sebagaimana dikutip dari Journal Society of Biology. Getah ini otomatis didapatkan saat kita mengonsumsi daun pepaya, dimasak dengan cara apa pun.

4. Menghilangkan jerawat

Ternyata daun pepaya juga dapat dipakai untuk mengatasi jerawat. Caranya, ambil 2-3 lembar daun pepaya tua. Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus. Setelah itu, tambahkan satu setengah sendok air. Lalu oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat seperti memakai masker. Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

5. Mengontrol tekanan darah

Caranya, ambil lima lembar daun pepaya, rebus dengan setengah liter air. Rebus terus hingga tinggal tiga perempatnya. Dinginkan sebelum diminum. Jika perlu, tambahkan gula merah atau madu agar terasa lebih manis.

6. Mengobati nyeri haid

Bagi Anda para wanita yang mengalami nyeri saat haid, ada baiknya anda mencoba resep tradisional dari daun pepaya ini, caranya ambil 1 lembar daun pepaya, asam jawa dan garam secukupnya. Rebus dengan segelas air hingga masak. Dinginkan sebelum diminum.

7. Mengobati demam berdarah

Bagi penderita demam berdarah, atau yang sedang mengalami gejala demam berdarah sangat disarankan untuk mengonsumsi daun pepaya. Karena daun pepaya memiliki kandungan yang bisa mengobati atau menetralkan gejala demam berdarah yang disebabkan oleh nyamuk.

Caranya, campur lima lembar daun pepaya, temulawak, meniran secukupnya, dan gula merah. Rebus hingga masak, kemudian dinginkan sebelum diminum.

8. Melancarkan pencernaan

Memakan daun pepaya yang sudah direbus baik dimakan dengan atau tanpa makanan pendamping lainnya dapat membantu memperlancar pencernaan. Hal ini dikarenakan didalam daun pepaya terdapat zat karpain, yaitu sejenis kandungan kimia yang dapat membunuh mikroorganisme jahat yang mengganggu pencernaan. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, sebaiknya makan rutin daun pepaya rebus setiap hari selama beberapa hari.

Manfaat Biji Buah Pepaya

Biji pepaya tak dapat disepelehkan manfaatnya, selain bisa dijaadikan bibit untuk ditanam lagi juga bisa dijadikan obat yang sangat berkhasiat.

1. Biji Pepeya sebagai antibakteri

Penelitian telah dilakukan dan menemukan kalau biji pepaya ternyata efektif membasmi E. coli, Salmonella, dan infeksi Staph.

2. Melindungi Ginjal

Penelitian telah menemukan kalau dari ekstrak biji pepaya dapat melindungi ginjal dari racun-diinduksi gagal ginjal.

3. Menghilangkan Parasit di Usus

Ada bukti bahwa biji pepaya membasmi parasit usus. Dalam sebuah penelitian yang dilakukan pada anak-anak Nigeria dengan parasit usus, 76,7% dari anak-anak bebas parasit setelah tujuh hari pengobatan dengan biji pepaya dibandingkan dengan hanya 16,7% dari anak-anak yang menerima plasebo.

4. Menetralisir Racun dalam hati

Dalam pengobatan di negeri Cina diyakini kalau sesendok teh biji pepaya dapat membantu detoksifikasi hati. Biji pepaya juga sering direkomendasikan oleh para dokter secara alami dalam pengobatan pada sirosis hati.

5. Mengobati cacingan

Penyakit memalukan ini juga sangat baik dibasmi dengan biji pepaya, bahkan sangat ampuh katanya.

Peringatan: Bagi yang ibu hamil jangan sekali-kali mengkomsumsi biji pepaya sebagai obat karna akan meningkatkan resiko keguguran.

Manfaat Bunga Pohon Pepaya

Sebenarnya manfaat bunga pepaya sama saja dengan daunnya, tapi yah masih tetap ada bedanya hanya saja belum ketemu jawabannya, makanya saya kasi info resep tumis bunga pepaya saja dulu. Caranya sama dengan menumis sayuran pada umumnya, silahkan dicatat bahannya :

  • 250 g bunga pepaya, bersihkan
  • 2 sdm minyak sayur
  • 5 siung bawang merah, iris tipis
  • 2 siung bawang putih, iris tipis
  • 1 batang daun bawang, potong 3 cm
  • 2 buah cabai merah, iris serong tipis
  • 2 buah cabai hijau, iris tipis
  • 4 buah cabai rawit merah, iris serong
  • 1 lembar daun pandan muda, iris kasar
  • 50 g teri nasi tawar goreng
  • 1 buah jagung manis, serut bijinya
  • 30 lembar daun kemangi
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1 sdt garam (Manfaat Pepaya : Daun, Bunga, Biji, Akar, Getah, dan Kulit Pepaya)

Manfaat Akar Pepaya

Bagian akar dari pohon pepaya juga memiliki khasiat yang tidak sedikit untuk kesehatan. Berikut ini beberapa manfaat akar pepaya yang perlu Anda ketahui:

1. Kesehatan Ginjal

Yang banyak dikenal dari manfaat akar pepaya adalah khasiatnya sebagai obat bagi penyakit ginjal, baik yang sudah terkena maupun untuk menghindari penyakit ginjal. Caranya, rebus 3 potong akar pepaya bersama 1 liter air kemudian campur dengan madu untuk meminumnya.

2. Mengobati Cacingan

Selain itu, seperti pada manfaat biji pepaya di atas, akar pepaya juga baik untuk mengobati penyakit cacingan. Caranya ambil satu jari akar pepaya dan satu siung bawang putih, kemudian direbus dalam 100ml air. Setelah mendidih, angkat lalu dinginkan dan diminum 2 kali sehari.

3. Mengatasi gangguan saluran kencing

Caranya ambil 3 potong akar pepaya, rebus dengan 1 liter air hingga mendidih, kemudian saring. Minum ½ gelas, satu kali sehari.

4. Untuk mengobati rematik

Haluskan 30 gram akar pepaya, 20 gram daun jeruk nipis, 15 gram sambiloto segar, 20 gram daun ketepeng cina, 30 gram daun sirih segar, dan 5 buah cabai rawit. Rendam campuran dalam alkohol 75% selama 7 hari, kemudian peras dan saring. Gunakan airnya untuk menggosok dan mengurut bagian yang sakit. Lakukan 2-3 kali sehari.

Hmmh, luar biasa sekali ternyata manfaat dari pepaya ini. Selain buahnya manis dan segar bagian lain dari pohon pepaya ternyata bisa dijadikan obat. So, tanamlah pohon pepaya di dekat rumah kalian supaya kalian juga bisa merasakan manfaatnya.

Kamis, 27 Juni 2013

1001 Manfaat Mengkudu yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah

Inilah 1001 Manfaat Mengkudu yang terbukti secara ilmiah untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Manfaat Mengkudu
Mengkudu atau pace memiliki nama latin Morinda citrifolia L. dan termasuk ke dalam famili Rubiaceae. Buah mengkudu sudah sejak lama dipercaya dan terbukti mampuh menyembuhkan berbagai penyakit. Tidak heran kalau nenek moyang kita menggunakan buah mengkudu sebagai obat tradisional.

Di Indonesia sendiri buah mengkudu memiliki nama yang khas di setiap daerah, seperti keumeudee (Aceh); pace, kemudu, kudu (Jawa); cangkudu (Sunda); kodhuk (Madura); dan tibah (Bali). Selain digunakan sebagai obat, buah mengkudu juga sering dijadikan sebagai campuran rujak.

Bukan hanya buahnya saja yang bisa dijadikan obat, daun, batang dan akar dari tanaman mengkudu punya khasiat tersendiri. Mengkudu tinggi akan antioksidan dan enzim. Buah ini juga dipercaya sebagai buah pembangkit energi. Selain antioksidan, mengkudu juga kaya akan senyawa selenium, xeronine, glikosida, scopoletin, terpine, limonene, dan antrakuinon.

Berikut ini penjelasan lebih jauh mengenai manfaat buah mengkudu yang sudah terbukti secara ilmiah melalui berbagai riset dan penelitian:

Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Penyelidikan klinis yang dilakukan oleh Dr. Schechter (Institut Pengobatan Alami di California) menghasilkan data-data penting tentang kemampuan sari buah Mengkudu, diantaranya yaitu merangsang produksi sel T dalam sistem kekebalan tubuh (sel T berperan penting dalam melawan penyakit); memperkuat sistem kekebalan tubuh, terutama makrofaset dan limfosit dari sel darah putih; menun­jukkan efek anti-bakteri; mempunyai efek anti rasa sakit/nyeri (analgesik); menghambat pertumbuhan sel-sel pra kanker/tumor yaitu dengan kemampuannya menormalkan fungsi sel-sel yang abnormal.

Mona Harrison, MD dari Boston University School of Medicine dan direktur medis pada D.C. General Hospital, USA melaporkan bahwa Mengkudu meningkatkan fungsi kelenjar tiroid dan kelenjar timus, yang dipercaya bertindak melawan infeksi dan masalah-masalah yang berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh.

Menormalkan Tekanan Darah

Menurut Neil Solomon, MD.PhD, peneliti masalah kesehatan dari Amerika, buah Mengkudu mengandung sejenis fitonutrien, yaitu scopoletin yang berfungsi untuk memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami penyempitan. Hal ini menyebabkan jantung tidak perlu bekerja terlalu keras untuk memompa darah sehingga tekanan darah menjadi normal.

Hasil uji coba pada hewan menunjukkan bahwa scopoletin menurunkan tekanan darah tinggi dan normal menjadi rendah (hipotensi yang abnormal). Namun demikian, scopoletin yang terdapat dalam buah Mengkudu dapat berinteraksi sinergis dengan nutraceuticals (makanan yang berfungsi untuk pengobatan) lain untuk mengatur tekanan darah tinggi menjadi normal, tetapi tidak menurunkan tekanan darah yang sudah normal. Tidak pernah ditemukan kasus di mana tekanan darah normal turun hingga mengakibatkan tekanan darah rendah (hipotensi).

Para ahli dari Universitas Stanford, Universitas Hawaii, University of California (UCLA), Union Col­lege of London, Universitas of Meets di Perancis yang telah mempelajari Mengkudu setuju bahwa tanaman ini berperan menurunkan tekanan darah dalam banyak kasus.

Percobaan klinis sederhana yang dilakukan oleh Scott Gerson, MD (dari Mt. Sinai School of Medicine di New York) menunjukkan bahwa banyak pemakai Mengkudu melaporkan bahwa tekanan darah mereka menjadi tinggi bila berhenti minum sari buah Mengkudu dan kembali normal bila mengonsumsi sari buah Mengkudu secara teratur.

Melawan Tumor dan Kanker

Sebuah makalah menarik yang dihadirkan pada pertemuan tahunan American Association fin. Cancer Research ke-83 di San Diego, California, tahun 1992 adalah "Aktivitas Anti-tumor Morinda citrifolia pada Lewis Lung Carcinoma yang Disuntikkan pada Tikus." Dalam penelitian ini, tikus-tikus percobaan diberi suntikan Lewis Lung Carcinoma aktif (sejenis kanker).

Semua tikus yang tidak mendapatkan perawatan dengan Mengkudu mati dalam 9-12 hari akibat kanker. Sedangkan tikus-tikus yang mendapat perawatan dengan Mengkudu mampu bertahan hidup 105 hingga 123 persen lebih lama (40 persen dari tikus-tikus percobaan tersebut hidup hingga 50 hari atau lebih).

Studi ini diulangi beberapa kali dan setiap kali Mengkudu terbukti secara signifikan memperpanjang umur-umur tikus yang terkena kanker dibanding dengan tikus-tikus yang tidak dirawat dengan Mengkudu. Singkatnya, hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa Mengkudu dapat menghambat pertumbuhan tumor.

Setahun kemudian, jurnal Cancer Letters (vol.3, tahun 1993) melaporkan penemuan zat anti kanker/damnacanthal dalam ekstrak Mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel kanker.

Ada beberapa kasus pasien kanker yang mengonsumsi sari buah Mengkudu dan menjadi sembuh, antara lain kasus pasien Dr. Harrison (D.C. General Hospital), yang menderita kanker hati dan pembengkakan perut yang disebabkan oleh cairan yang berlebihan.

Selama 7 hari mengonsumsi sari Mengkudu, bengkak pada perutnya berkurang secara nyata. Pengujian haru terhadap cairan perutnya menunjukkan bahwa sel-sel kanker tersebut telah lenyap.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Mengkudu bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghamhat aliran darah yang menuju ke sel-sel tumor. Mekanismenya hampir sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alat-alat peredaran yang mensuplai darah menuju ke sel-sel tumor.

Menghilangkan Rasa Sakit

Kemampuan buah Mengkudu sebagai zat analgesik telah dikenal dalam sejarah pengobatan tradisional sehingga tanaman ini disebut "painkiller tree" atau "headache tree". Riset-riset ilmiah telah membuktikan efek menguntungkan dari Mengkudu untuk mengatasi rasa sakit.

Pada tahun 1990, para peneliti menemukan adanya hubungan yang signifikan antara dosis ekstrak sari buah Mengkudu dengan aktifitas analgesik tikus-­tikus percobaan (umumnya, semakin banyak digunakan efek analgesiknya akan semakin kuat).

Banyak teori yang menjelaskan tentang bagaimana mekanisme kerja Mengkudu menghilangkan rasa sakit. Salah satunya adalah teori Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia terkenal dari AS) yang mengatakan bahwa xeronine-lah yang berperan dalam menghilangkan rasa sakit.

Hal ini dikaitkan dengan kemampuan xeronine menormalkan protein pada sel-sel yang abnormal, termasuk sel-sel jaringan otak, tempat berasalnya rasa sakit. Beberapa kasus rasa sakit yang kronis seperti sakit kepala terus menerus, rasa sakit pada otot saraf dan nyeri sendi disembuhkan setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Mengatasi Peradangan dan Alergi

Senyawa scopoletin (hidroksi-metoksi-kumarin) sangat efektif sebagai zat anti-radang dan anti-alergi. Literatur-literatur kedokteran melaporkan keberhasilan pengobatan pada arthritis, bursitis, carpal tunnel syndrome, dan alergi dengan menggunakan scopoletin.

Bryant Bloss, MD, ahli ortopedi dari Indiana, AS melaporkan keberhasilan sari buah Mengkudu menyembuhkan sakit punggung yang dialaminya dan juga 15 orang pasiennya. Sementara itu, 8 orang pasiennya melaporkan bahwa sakit lutut (osteoarthritis) hampir tidak terasa selama mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Tiga dari pasien Dr. Bloss yang menderita asma mengalami kemajuan dengan semakin berkurangnya batuk. Beberapa pasien yang mengalami radang sendi juga mulai mengalami kemajuan secara nyata setelah minum sari buah Mengkudu. Beliau menawarkan sari buah Mengkudu sebagai makanan tambahan/suplemen dan bukan sebagai obat kepada para pasiennya.

Mengkudu Sebagai Anti-bakteri

Hasil penelitian yang dimuat dalam jurnal Pacific Science (vol 1.4, tahun 1950) melaporkan bahwa Mengkudu mengandung bahan anti-bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi penyakit jantung dan masalah pencernaan. Senyawa antraquinon yang banyak terdapat pada akar Mengkudu ternyata dapat melawan bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella yang menyebabkan disentri.

Mengkudu bersifat anti-bakteri terhadap: Bacil­lus subtilis, Escherichia coli, Proteus morganii, Pseudomonas aeruginosa, Salmonella montevdleo, Salmonella schotmuelleri, Salmonella typhi, Shigella dysenteriae, Shigella flexnerii, Shigella paraciysente­riae BH und III-Z, Staphylococcus aureus.

Dr. Robert Young, ahli mikrobiologi dari Utah, USA menemukan yeast molds dan jamur beserta racun yang dihasilkannya dapat menyebabkan sel-sel sakit karena derajat keasamannya (pH) meningkat. Dengan mengonsumsi sari buah Mengkudu, keadaan tersebut dapat diatasi karena Mengkudu membantu mengatur keseimbangan pH tubuh sehingga meningkatkan kemampuan tubuh menyerap vitamin-vitamin, mineral dan protein.

Mengatur Siklus Suasana Hati (Mood)

Salah satu kemampuan lain yang dimiliki oleh scopoletin adalah dapat mengikat serotonin. Menurut Dr. Harrison (DC.General Hospital, USA) scopoletin dapat meningkatkan kegiatan kelenjar peneal yang terdapat di dalam otak, yang merupakan tempat dimana serotonin diproduksi dan kemudian digunakan untuk menghasilkan hormon melatonin.

Serotonin adalah salah satu zat penting di dalam butiran darah (trombosit) manusia yang melapisi saluran pencernaan dan otak. Di dalam otak, serotonin berperan sebagai neurotransmitter, penghantar sinyal saran dan prekursor hormon melatonin.

Serotonin dan melatonin membantu mengatur beberapa kegiatan tubuh seperti tidur, regulasi suhu badan, suasana hati (mood), masa pubertas dan siklus produksi sel telur, rasa lapar dan perilaku seksual. Kekurangan serotonin dalam tubuh dapat mengakibatkan penyakit migrain, pusing, depresi, bahkan penyakit Alzheimer.

Mengatur Siklus Energi Tubuh

Dr. Harrison juga melaporkan bahwa perubahan frekuensi energi tubuh juga disebabkan oleh kegiatan positif sari buah Mengkudu. Efek yang ditimbulkan antara lain; dapat menstabilkan gula darah, mengurangi rasa sakit waktu menstruasi, mengurangi keinginan buang air kecil pada malam hari untuk pria yang mengalami pembengkakan prostat.

Menurut Dr. Heinicke (ahli biokimia dari AS), xeronine juga turut berperan dalam proses siklus energi tubuh. Ia menjelaskan mekanismenya sebagai berikut, xeronine akan diserap pada tempat yang berdekatan dengan tempat penyerapan endorphin dan bertindak sebagai prekursor hormon (co-hormone) untuk mengaktifkan protein reseptor yang memberikan perasaan enak/nyaman. Akibatnya orang akan merasa enak dan memiliki banyak energi setelah mengonsumsi sari buah Mengkudu.

Khasiat Utama Buah Mengkudu

Riset tentang buah Mengkudu terus berkembang, baik dilakukan oleh para dokter maupun ahli botani dan ahli biokimia. Penelitian difokuskan pada komponen­-komponen/susunan kimia yang dikandung Mengkudu dan efek terapeutiknya terhadap berbagai macam penyakit.

Penelitian-penelitian tersebut menunjukkan bahwa sari buah Mengkudu dapat merangsang sistem kekebalan tubuh, mengatur fungsi sel dan regenerasi sel-sel jaringan tubuh yang rusak. Fakta yang menunjukkan bahwa Mengkudu dapat mengatur sel-sel pada tingkat dasar dan kritis itu mungkin dapat menjelaskan mengapa Mengkudu dapat digunakan untuk berbagai macam kondisi kesehatan.

Para dokter di Amerika sudah memberikan banyak laporan tentang keberhasilan penggunaan sari buah Mengkudu terhadap pasien-pasiennya. Dr. Richard Dicks (dari New Jersey, USA) mengatakan, "kami mulai menyadari bahwa kita harus kembali pada hal yang mendasar dari tubuh kita. Apa yang dimaksud dengan metabolisme dalam tubuh adalah membakar nutrisi. Sari buah Mengkudu melindungi tubuh kita dengan memberi nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh."

Khasiat-Khasiat Tambahan

Mengkudu memiliki khasiat-khasiat lain yang belum dibuktikan secara medis, namun secara empiris telah banyak orang yang mengalami perbaikan dan peningkatan kesehatan setelah mengonsumsi sari buahnya. Beberapa problem kesehatan yang dapat diatasi dengan menggunakan Mengkudu:
  1. Sistem pencernaan: Perut kembung, luka pada usus halus, radang lambung, muntah-muntah dan keracunan makanan.
  2. Sistem pernapasan: Batuk, bronchitis, sakit tenggorokan, TBC, kolera, demam pada bayi, sinusitis, asma.
  3. Sistem kardiovaskular: Kolesterol tinggi, penebalan otot jantung, meningkatkan transportasi oksigen di dalam sel.
  4. Penyakit kulit: Luka bakar, luka, kudis, bisul, selulit, cacing kulit, ketombe, kurap, dan radang pada kulit, borok pada kulit, serta masalah-masalah pada kulit lainnya.
  5. Mulut dan tenggorokan: Radang tenggorokan, gusi berdarah, batuk, sariawan, sakit gigi.
  6. Gangguan menstruasi: Sindrom pra-menstruasi, siklus haid yang tidak teratur, nyeri pada waktu haid.
  7. Awet muda: Sari buah Mengkudu dapat digunakan sebagai tonik untuk mengatasi keriput akibat proses penuaan.
  8. Penyakit-penyakit dalam tubuh: Diabetes, hepatitis kronis, sakit pinggul, sakit kepala, gangguan fungsi ginjal, kencing batu, gangguan pada hormon tiroid.
  9. Defisiensi daya tahan tubuh: Penyakit virus Epstein-Barr, candidiasis kronis, penyakit akibat infeksi virus HIV, kekurangan tenaga (AES=altered energy syndrome).

Mungkin Anda bertanya-tanya, mengapa satu jenis tumbuhan seperti Mengkudu, dapat menyembuhkan begitu banyak jenis penyakit? Riset ilmiah menunjukkan bahwa konstituen-konstituen di dalam buah Mengkudu memiliki khasiat untuk merangsang respon pembentukan kekebalan tubuh, membersihkan darah, mengatur fungsi sel, regenerasi sel rusak dan menghambat pertumbuhan tumor.

Artikel berjudul "1001 Manfaat Mengkudu yang Sudah Terbukti Secara Ilmiah" disunting dari (Buku Sehat Dengan Mengkudu, Penulis Maria Goreti Waha, STP) dan berbagai literasi lainnya di internet. Semoga bermanfaat.

Manfaat Temulawak Alias Koneng Gede untuk Kesehatan

Manfaat dan khasiat temulawak atau koneng gede untuk kesehatan serta kandungan zat kimiawi di dalamnya.

Temulawak
Temulawak
Temulawak (temu lawak) yang memiliki nama latin Curcuma xanthorrhiza Roxb ini termasuk ke dalam famili Zingiberaceae. Tanaman ini dikenal dengan nama daerah koneng gede, temu labak, tommo, ataupun korbanga. Mempunyai kemiripan dengan kunyit karena daging umbinya yang berwarna kuning. Namun temulawak memiliki ukuran lebih besar dan tekstur lebih kasar.

Seperti kebanyakan tanaman dalam famili Zingiberaceae lainnya, temulawak juga dikenal sebagai tanaman obat karena mengandung senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan tubuh manusia yaitu minyak astiri. Dimana didalamnya terdapat zat xanthorizol, germaken, isofuranogermakren, trisiklin, allo aromadendren, fellandren, ar-turneron, dan turmerol, kurkumin, desmetoksokurkumin, zat tepung, kamfer, glikosida, toluyl metil karbinol dan 1-sikloisoprenmyrsen.

Berikut ini beberapa khasiat temulawak dalam mengobati berbagai macam penyakit dan gangguan kesehatan lainnya:

1. Sakit maag

Rimpang dipotong kecil-kecil, direbus, dinginkan, minum airnya.

2. Bau haid

Rimpang dipotong kecil-kecil tambah asam jawa, diseduh, dinginkan, minum airnya.

3. Melancarkan BAB

Rimpang digiling halus bersama biji sesawi, beri air sedikit, peras, minum airnya.

4. Memperbanyak ASI

Rimpang digiling, dimasak menjadi bubur bersama sagu. Maka seperti makan bubur. (Saran 3 x 1 kapsul per hari, sebagai tambahan obat lain )

5. Sakit limpa

Temu lawak 2 rimpang diparut, lengkuas 1/2 rimpang diparut, daun meniran 1 genggam, direbus dengan 1 liter air sampai mendidih, disaring, minum sehari sekali 1 cangkir.

6. Asma

Temu lawak 1,5 rimpang diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 5 gelas air dan ditambah gula aren 1 potong menjadi 3 gelas. Saring, minum sehari 2 kali 0,5 gelas.

7. Cacar air

Rimpang 1,5 diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 1 liter air dan ditambah buah asam satu tangkai. Setelah mendidih dinginkan, saring, minum sehari 2 kali sehari 1 cangkir.

8. Sariawan

Temu lawak 1 rimpang diiris tipis-tipis dan dikeringkan, rebus dengan 2 gelas air dan ditambah buah asam 3 mata dan 1 potong gula aren. Saring, minum sehari 2 kali sehari 1 cangkir.

9. Bau badan

Rimpang 1 ditumbuk, direbus dengan 1 liter air. Saring, minum 2 kali sehari 1 cangkir. (Saran 3 x 1 kapsul per hari )

10. Hepatitis, penyakit kandung empedu

Rimpang 25 gram diiris-iris, ditambah air 500 ml, direbus sampai tinggal 300 ml; diminum sepanjang hari. (Saran 3 x 2 kapsul per hari ) atau, dua jari rimpang temu lawak, diparut, tambahkan ½ cangkir air masak dan 1 sendok makan madu. Aduk merata lalu diperas dan disaring. Minum sehari 2 kali sampai sembuh.

11. Nyeri Sendi dan Tulang (arthritis dan rematik)

Tuangkan air mendidih ke dalam cangkir yang berisi 0,5-1 g serbuk temu lawak. Diamkan 5-10 menit kemudian saring dan minum.

Saat ini tanaman herbal temulawak sudah banyak diolah dan dipasarkan dalam bentuk yang lebih modern seperti cream, serbuk, minuman kesehatan dan kapsul. Jadi kita tidak perlu repot lagi mencari dan meramunya.

Manfaat Daun Kemangi Untuk Kesehatan

Kemangi yang dalam bahasa latin disebut Ocinumbassilum ferina citratum atau Ocinum cannum merupakan tanaman yang termasuk ke dalam famili Ocinaceae. Daun kemangi biasa dimanfaatkan sebagai penyedap masakan karena aromanya yang khas dan menggugah selera. Ada juga yang mengkonsumsi daun kemangi sebagai lalap.

Daun Kemangi
Gambar Daun Kemangi
Namun selain itu, daun kemangi juga ternyata berkhasiat sebagai tanaman obat yang bisa mengatasi berbagai masalah kesehatan. Hal ini dikarenakan dalam daun kemangi terdapat senyawa yang berkhasiat bagi tubuh seperti minyak astiri. Senyawa yang sama juga ditemukan pada tanaman herbal seperti jahe, daun sirih, kapulaga, bawang merah, bawang putih dan daun salam. Senyawa lain yang terkandung dalam daun kemangi adalah Anetol, apigenin, asam askorbat, asam kafeat, eskuletin,eriodiktiol, eskulin, estragol, faenesol, histidin, magnesium, rutin, tanin, ß-carotene, dan ß-sitosterol.

Untuk lebih jelasnya mengenai kandungan daun kemangi, silahkan simak penjelasan berikut yang dilansir oleh situs Kompas.com:

Teh Pereda Batuk

Di Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok. Di Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol.

Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur, agar terasa lebih nikmat.

Kemangi juga ditemukan di Thailand (disebut manglok), Mediterania/Italia (disebut genovese), dan India (disebut holy basil atau tulsi). Di Thailand, kemangi digunakan sebagai bumbu masak. Di India dan sebagian wilayah di Afrika, daun kemangi diseduh menjadi teh. Teh kemangi disajikan pada saat pergantian musim, saat masyarakat setempat mudah terserang batuk, pilek, atau demam.

Di Eropa, daun kemangi disuling dan diambil minyak atsirinya. Minyak atsiri kemangi banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam pembuatan obat, sabun mandi, biang parfum, lotion, minyak gosok, permen pelega tenggorokan, dan minyak terapi aroma.

Kandungan gizi

Daun kemangi mengandung betakaroten (provitamin A) dan vitamin C. Betakaroten berperan mendukung fungsi penglihatan, meningkatkan respon antibodi (memengaruhi fungsi kekebalan tubuh), sintesis protein untuk mendukung proses pertumbuhan, dan sebagai antioksidan.

Vitamin C antara lain berguna untuk (1) pembentukan kolagen untuk penyembuhan luka dan memelihara elastisitas kulit, (2) membantu penyerapan kalsium dan besi, (3) antioksidan, (4) mencegah pembentukan nitrosamin yang bersifat karsinogenik (menyebabkan kanker).

Kolagen merupakan senyawa protein yang memengaruhi integritas struktur sel di semua jaringan ikat, seperti pada tulang rawan, matriks tulang, dentin gigi, membran kapiler, kulit, dan tendon (urat otot). Daun kemangi kaya akan mineral makro, yaitu kalsium, fosfor, dan magnesium. Kalsium penting bagi pembentukan dan pertumbuhan tulang, transmisi impuls saraf, membantu kontraksi otot, dan membantu mengaktifkan reaksi enzim.

Fosfor berperan dalam pertumbuhan tulang, membantu penyerapan dan transportasi zat gizi, mengatur keseimbangan asam dan basa. Magnesium membantu merilekskan jantung dan pembuluh darah, sehingga memperlancar aliran darah.

Komponen Nongizi

Daun kemangi juga mengandung komponen nongizi antara lain senyawa flavonoid dan eugenol, arginin, anetol, boron, dan minyak atsiri. Flavonoid dan eugenol berperan sebagai antioksidan, yang dapat menetralkan radikal bebas, menetralkan kolesterol dan bersifat antikanker.

Senyawa ini juga bersifat antimikroba yang mampu mencegah masuknya bakteri, virus, atau jamur yang membahayakan tubuh. Daun kemangi sangat bagus dikonsumsi wanita karena eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan.

Kandungan arginin-nya dapat memperkuat daya tahan sperma dan mencegah kemandulan. Senyawa anetol dan boron juga sangat berperan dalam menjaga kesehatan reproduksi pria dan wanita.

Anetol dan boron dapat merangsang kerja hormon estrogen dan androgen, serta mencegah pengeroposan tulang. Hormon estrogen dan androgen berperan dalam sistem reproduksi wanita.

Minyak atsiri mudah menguap dan mempunyai aktivitas biologis sebagai antimikroba. Minyak atsiri dibagi menjadi dua komponen, yaitu komponen hidrokarbon dan komponen hidrokarbon teroksigenasi atau fenol. Fenol memiliki sifat antimikroba sangat kuat.

Minyak atsiri dapat mencegah pertumbuhan mikroba penyebab penyakit, seperti Staphylococcus aureus, Salmonella enteritidis, dan Escherichia coli. Minyak atsiri juga dapat menangkal infeksi akibat virus Basillus subtilis, Salmonella paratyphi, dan Proteus vulgaris.

Eugenol-nya dapat membunuh jamur penyebab keputihan. Dan stigmasterol dapat merangsang ovulasi (pematangan sel telur). Komponen tannin dan seng-nya dapat mengurangi sekresi cairan vagina, sedangkan asam amino triptofan dapat menunda menopause. Komponen flavonoid seperti orientin dan vicenin pada daun kemangi mampu melindungi struktur sel tubuh. Sementara itu, komponen flavonoid seperti cineole, myrcene dan eugenol bermanfaat sebagai antibiotik alami dan antiperadangan.

Berbagai Khasiat

Di dalam buku A Dictionary of Practical Material Medical disebutkan, sari daun kemangi berkhasiat untuk mengatasi diare, nyeri payudara, batu ginjal, gangguan pada vagina, dan albuminaria (terbuangnya albumin melalui urin). Para peneliti dari Center for New Crops and Plant Products, Purdue University, Amerika Serikat, menyatakan bahwa daun kemangi berpotensi membantu mereclakan sakit kepala, pilek, diare, sembelit, cacingan, gangguan ginjal, sakit maag, perut kembung, masuk angin, kejang-kejang, dan badan lesu.

Di Indonesia, secara tradisional daun kemangi digunakan untuk mengatasi perut kembung/masuk angin dan deman pada anak balita. Daun kemangi diremas bersama bawang merah dan minyak kelapa, kemudian dioleskan ke perut, dada, dan punggung. Konsumsi lalap daun kemangi juga dipercaya clapat mencegah bau badan dan bau mulut, serta memperlancar ASI.

Daun kemangi mengandung berbagai komponen bioaktif nongizi. Komponen 1-8 sineol-nya diduga dapat membantu mengatasi ejakulasi dini pada pria. Komponen apigenin fenkhona dan eugenol diduga dapat meningkatkan kualitas ereksi penis. Arginin dapat memperkuat daya hidup sperma (membantu mencegah kemandulan) dan menurunkan kadar gula darah.

Oke, semoga pejelasan tentang manfaat dan kandungan daun kemangi di atas bisa bermanfaat dan menambah wawasan kita terutama dalam hal aneka tanaman obat tradisional yang ada di sekitar kita. Salam sehat selalu!

Manfaat Daun Sirih Merah dan Hijau Untuk Kesehatan

Berkenalan dengan manfaat daun sirih merah dan sirih hijau serta kandungan senyawa yang berkhasiat bagi kesehatan.

Daun sirih ada beberapa macam jenisnya, yaitu daun sirih merah, sirih hijau dan sirih hitam. Namun yang populer di masyarakat adalah sirih merah dan sirih hijau. Ketiganya bisa dibedakan dari warna daunnya.

Daun sirih hijau banyak ditemukan merambat diantara pepohonan di daerah pedesaan dan lebih dulu digunakan sebagai tanaman herbal dibanding sirih merah. Sementara sirih merah sendiri bisa ditemukan di daerah hutan yang tidak terlalu lebat. Fungsinya lebih kepada dijadikan tanaman hias karena warnanya yang cukup bagus. Namun seiring dengan perkembangan pengetahuan manusia, sirih merah mulai dilirik menjadi tanaman obat tradisional.

Beberapa kandungan yang terdapat pada minyak atsiri yang dihasilkan oleh daun sirih adalah minyak terbang (betiephenol), seskuiterpen, pati, diastase, gula dan zat samak dan kavikol yang memiliki daya mematikan kuman, aktioksidasi dan fungisida, anti jamur.

Manfaat Daun Sirih Merah


Sirih Merah
Gambar Sirih Merah
Selain bersifat antiseptic, sirih merah juga bisa dipakai untuk mengobati penyakit diabetes, dengan meminum air rebusan sirih merah setiap hari akan menurunkan kadar gula darah sampai pada tingkat yang normal.

Selain itu tanaman sirih merah mempunyai manfaat menyembuhkan penyakit ambeien, keputihan dan bisa digunakan sebagai obat kumur, karena alkaloid di dalam sirih merah inilah yang berfungsi sebagai anti mikroba.

1. Mengatasi Keputihan

Khasiat daun sirih merah ini digunakan untuk mengurangi keputihan dan menjaga organ kewanitaan, karena salah satu khasiat dari daun sirih merah adalah sebagai antiseptic. Yaitu dengan merebus 7-10 lembar daun sirih merah, lalu menggunakan air rebusan untuk membilas organ kewanitaan.

2. Menghilangkan bau badan

Ambil daun sirih 2-3 lembar direndam dalam air panas 1/2gelas.ditambah satu sendok teh gula putih. Biarkan sampai air suam-suam kuku. Setelah sirihnya diambil,airnya diminum.

3. Menghilangkan Bau Mulut

Satu lembar daun sirih setelah dicuci bersih dikunyah-kunyah, ditahan bebearapa menit dalam mulut lalu diludahkan. Kerjakan hal itu 2-3 kali sehari. Cara lainnya rebus 5-6 lembar daun sirih dengan 2 gelas air sampai mendidih. Dinginkan dan saring dan setelah itu untuk kumur-kumur setiap pagi dan sore.

Kandungan dan Manfaat Sirih Hijau


Sirih Hijau
Gambar Sirih Hijau
Menurut literatur, kandungan daun sirih hijau sangat banyak. Beberapa kandungan tersebut antara lain: minyak atsiri, fenil propana, estragol, kavicol, hidroksikavicol, kavibetol, caryophyllene, allylpyrokatekol, cyneole, cadinene, tanin, diastase, pati, terpennena, seskuiterpena, dan gula. Semua zat itu, menyebabkan sirih seperti ditakdirkan menjadi tanaman yang dapat menyehatkan manusia, karena kaya manfaat dan kegunaannya.

Berikut ini beberapa manfaat dan khasiat daun sirih hijau untuk kesehatan:

1. Cairan daun Sirih Hijau, bisa untuk obat semprot hama dan tidak mematikan tanaman. Penyakit dan kutu yang menyerang tanaman bisa sirna.

2. Bisa untuk mengobati gigi dan gusi bengkak. Caranya mudah, kunyah daun Sirih Hijau secukupnya. Atau berkumur dengan rebusan daun sirih ini. Sakit gigi dan gusi bengkak, berangsur-angsur akan hilang.

3. Daun Sirih Hijau, dipercaya bisa untuk mengobati keputihan. Rebus daunnya dengan porsi secukupnya. Bisa diminum, disamping itu airnya untuk membasuh vagina.

4. Bagi mereka yang terkena sariawan, daun Sirih Hijau, bisa dijadikan solusi yang baik. Kunyah daunnya atau kumur dengan rebusannya.

5. Bila secara rutin berkumur dengan rebusan Sirih Hijau, bau mulut tidak sedap pun akan hilang.

6. Sirih Hijau, daunnya juga dipercaya bisa untuk mengobati demam berdarah. Minum rebusan daunnya, bisa mematikan kuman penyebab demam berdarah. Atau oleskan gilingan daun Sirih Hijau ke tubuh, dibalurkan, nyamuk penyebab demam berdarah tidak berani menggigitnya.

7. Meminum air rebusan bisa memperlancar haid yang tidak teratur

8. Bisa untuk mengobati Asma

9. Mengobati radang tenggorokan

10. Air rebusannya dapat digunakan untuk membersihkan mata

11. Dapat menghilangkan bau ketiak

12. Mampu mengobati luka bakar. Caranya ambil daun Sirih Hijau, panaskan supaya layu, lalu tempelkan pada luka bakar.

13. Bila hidung keluar darah terus (mimisan), gulungan daun Sirih Hijau yang disumpalkan di hidung, bisa membuat darah yang keluar pun terhenti. Jadi bisa dijadikan obat mimisan.

14. Menghilangkan gatal-gatal di kulit. Caranya balurkan tumbukan daun Sirih Hijau, ke bagian tubuh yang gatal-gatal, niscaya gatalnya jadi reda atau bahkan hilang sama sekali.

15. Daun Sirih Hijau juga bisa untuk mengobati eksim, atau penyakit kulit lainnya.

16. Tanaman Sirih Hijau, ternyata bisa mengusir semut, nyamuk, lalat dan serangga lain. Di sekitar lokasi tanaman ini, semut dan serangga akan menyingkir.

Nah, jangan pernah ragu untuk menanam tanaman sirih di pekarangan rumah Anda. Karena selain bagus untuk dijadikan tanaman hias, daun sirih hijau dan sirih merah ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost