Tampilkan postingan dengan label Makanan Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Makanan Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 07 Desember 2012

Sarapan Pagi, Kebiasaan Yang Menyehatkan


Manusia modern dewasa ini memiliki kesibukan yang luar biasa banyaknya. Ada istilah yang sering kita dengar yakni P7....Pergi Pagi Pulang Petang Penghasilan Pas-pasan Pusiiing.........Nah, kesibukan yang besar ini terkadang membuat orang lupa dengan kesehatan tubuhnya sendiri.

Salah satu contohnya adalah lupa dan meremehkan untuk menyantap makanan di pagi hari. Padahal banyak penyakit-penyakit kronis yang timbul dan muncul tiba-tiba akibat pola makan yang tidak teratur ini. Karena semakin banyak beban pekerjaan yang harus diselesaikan, semakin banyak pula kebutuhan energi dan gizi seseorang.

Sarapan pagi merupakan hal kecil yang harusnya bisa kita lakukan agar tubuh tetap fit dan bugar. Jika Anda terbiasa meninggalkan ritual ini sudah dipastikan bom waktu akan mengintai Anda. Dimana saat tubuh Anda sistem imunnya menurun saat itulah penyakit mulai berdatangan. Karena itu biasakanlah sarapan pagi untuk hidup Anda yang lebih sehat dan bahagia.

Minggu, 19 Februari 2012

Penyebab Berkurangnya Nilai Gizi Pada Makanan

Agar makanan dapat layak dan sehat untuk dikonsumsi oleh manusia maka makanan tersebut akan diolah atau diproses dengan tahapan atau cara tertentu. Namun terkadang proses pengolahan makanan itu menyebabkan kandungan gizi dari makanan tersebut berkurang. Berikut ini beberapa faktor yang menyebabkan berkurangnya nilai makanan:
  1. Memasak bahan makanan. Mencuci beras secara berlebihan (berkali-kali) akan banyak menghilangkan kandungan vitamin B pada beras. Menanak nasi dengan cara direbus dahulu akan melarutkan sebagian vitamin dan mineral. Begitu juga dengan sayuran yang dicuci setelah dipotong-potong akan menyebabkan hilangnya sebagian zat makanan.
  2. Menjemur makanan. Vitamin C dan Vitamin B2 pada makanan akan rusak karena proses oksidasi.
  3. Pengeringan. Pengeringan pada ikan atau daging yang berlemak akan menimbulkan ketengikan karena proses oksidasi.
  4. Pengalengan. Proses pengalengan yang tidak higienis akan menimbulkan bakteri dan jamur sehingga akan meracuni makanan dan tidak layak untuk dikonsumsi.

Minggu, 29 Januari 2012

PENTINGNYA MAKANAN BAGI KESEHATAN


Manusia diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa untuk hidup di muka bumi ini dan melangsungkan kehidupannya. Untuk itu, manusia memerlukan bahan-bahan asupan yang bisa dimanfaatkan. Manusia memerlukan makanan. Dengan makanan yang ia makan, manusia memperoleh energi atau tenaga.

Yang dimaksud dengan makanan ialah segala sesuatu yang digunakan oleh manusia supaya dapat hidup. Zat makanan yang diperlukan oleh tubuh manusia meliputi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Protein, lemak, dan karbohidrat, disebut zat makanan pokok karena banyak memberikan kalori. Zat-zat makanan yang baik harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
  • Harus cukup memberikan kalori.
  • Harus ada perbandingan yang baik antara zat makanan pokok, yakni: karbohidrat, protein, dan lemak.
  • Protein yang masuk harus cukup banyak dan mengandung asam amino.
  • Harus cukup mengandung vitamin.
  • Harus cukup mengandung garam mineral.
  • Harus mudah dicerna oleh organ pencernaan manusia.
  • Harus bersifat higienis.
Dengan terpenuhinya syarat-syarat tersebut, maka makanan yang kita konsumsi akan memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan tubuh manusia dan mendukung pertumbuhan serta perkembangan organ-organ tubuh manusia sehingga dapat berfungsi dengan baik.

Sabtu, 11 Juli 2009

Antara Makanan Kesehatan dan Obat


Pemahaman dan pengertian pemanfaatan makanan kesehatan semula ditujukan untuk pencegahan timbulnya berbagai penyakit degeneratif dan meningkatkan daya tahan tubuh. Namun kecenderungan akhir-akhir ini peran gizi sangat penting dalam proses penyembuhan dan pemulihan penyakit, serta digunakan sebagai pendamping pengobatan kedokteran yang sesuai standar profesional.

Makanan kesehatan diperlukan oleh mereka yang berada dalam kondisi sehat untuk mempertahankan status kesehatannya, serta orang yang mulai merasakan tubuhnya kurang fit untuk meningkatkan kondisi tubuh serta membantu proses pemulihan.

Lalu apa sebenarnya perbedaan antara makanan kesehatan dan obat? Apa pula peranan makanan kesehatan dalam penyembuhan penyakit bila dikonsumsi bersama obat-obatan yang diberikan oleh dokter?

Makanan Kesehatan:
  1. Melengkapi zat gizi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, antioksidan dan meregenerasi sel bagi orang yang sehat. Bagi penderita penyakit berperan dalam mendukung dan mendampingi obat untuk membantu proses penyembuhan.
  2. Reaksi relatif lambat.
  3. Takaran/ dosis bisa ditambah sesuai kondisi tubuh dan tanpa efek samping.
  4. Bisa dikombinasikan dengan obat-obatan lain, namun pemberiannya diberi jarak waktu sekitar 30 menit.
  5. Tidak mengandung zat adiktif.
  6. Bahan utama berasal dari alamiah zat-zat gizi atau nongizi.
Sedangkan Obat:
  1. Diperuntukkan bagi orang sakit untuk terapi penyembuhan penyakit tertentu.
  2. Reaksi cepat.
  3. Dosis tertentu dengan jangka waktu terbatas, kalau berlebihan dapat menjadi toksik (keracunan).
  4. Dianjurkan berhati-hati dengan campuran obat-obat lain dan bisa berinteraksi secara negatif.
  5. Bisa bersifat adiktif (ketagihan) untuk obat-obatan tertentu.
  6. Bahan utama berasal dari bahan kimia sintetik.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost