Kamis, 28 Mei 2009

Sekilas Tentang Terapi Gestalt


Terapi Gestalt dikembangkan oleh Frederick Perls adalah bentuk terapi eksistensial yang berpijak pada premis bahwa individu harus menemukan jalan hidupnya sendiri dan menerima tanggung jawab pribadi jika mereka berharap mencapai kematangan. Asumsi dasar terapi gestalt adalah bahwa individu mampu menangani sendiri masalah-masalah hidupnya secara efektif. Tugas utama terapis adalah membantu klien agar mengalami sepenuhnya keberadaanya di sini dan sekarang dengan menyadarkannya atas tindakannya mencegah diri sendiri merasakan dan mengalami masa sekarang.

Pandangan Gestalt adalah bahwa individu memilki kesanggupan memikul tanggung jawab pribadi dan hidup sepenuhnya sebagai pribadi yang terpadu. Disebabkan oleh masalah-masalah tertentu dalam perkembangannya, individu membentuk berbagai cara menghindari masalah, dan karenanya menemui jalan buntu dalam pertumbuhan pribadinya.

Terapi menyajikan intervensi dan tantangan yang diperlukan, yang bisa membantu individu memperoleh pengetahuan dan kesadaran sambil melangkah menuju pertumbuhan. Dengan mengakui dan mengalami penghambat-penghambat pertumbuhannya, maka kesadaran individu akan penghambat-penghambat itu akan meningkat sehingga dia kemudian bisa mengumpulkan kekuatan guna mendapatkan keberadaan yang lebih otentik dan vital.

Terapi Gestalt memiliki beberapa sasaran penting yang berbeda. Sasaran dasarnya adalah menantang klien agar berpindah dari "didukung oleh lingkungan" kepada "didukung oleh diri sendiri". Menurut Perls (1969), sasaran terapi adalah menjadikan pasien tidak tergantung pada orang lain, menjadikan pasien menemukan sejak awal bahwa dia bisa melakukan banyak hal, lebih banyak daripada apa yang dipikirkannya.

Sujud Pada Saat Salat Dan Kaitannya Dengan Kesehatan Otak


Seorang dokter neurologi dari Amerika telah melakukan sebuah penelitian yang membuktikan manfaat sujud pada saat umat Islam sedang salat bagi kesehatan otak manusia.

Dokter itu mengungkapkan bahwa sewaktu ia melakukan kajian terhadap syaraf otak, terdapat beberapa urat-urat syaraf otak manusia yang tidak bisa dimasuki oleh darah. Padahal pada setiap inchi otak manusia memerlukan darah yang cukup agar dapat berfungsi secara normal.

Setelah membuat kajian yang memakan waktu, akhirnya dia menemukan bahwa darah tidak akan memasuki urat syaraf di dalam otak tersebut melainkan saat seseorang sedang sembahyang, yakni ketika sedang sujud. Urat tersebut memerlukan darah untuk beberapa saat tertentu saja. Ini artinya darah akan memasuki bagian urat syaraf tersebut menurut kadar waktu sembahyang (sujud) yang diwajibkan dalam Islam.

Dari penelitian tersebut dia menyimpulkan bahwa selain sebagai kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam, salat dapat memberikan manfaat kesehatan bagi yang melaksanakannya. Semoga dengan semakin banyaknya kajian-kajian seperti ini akan memberikan dorongan positif bagi umat Islam untuk rajin melaksanakan salat secara kusyuk dan sesuai aturan.

Kebiasaan Makan Yang Salah Dapat Merusak Gigi Pada Anak-anak


Gigi dan kuman tak dapat dipisahkan, karena kuman suka sisa makanan di mulut. Namun, jika daya tahan tubuh stabil dan gigi selalu dijaga kebersihannya maka kuman tidak akan mampu merusak gigi. Secara alami, mulut menghasilkan saliva atau air liur yang mampu memberikan proteksi bagi gigi.

Namun, mengandalkan saliva saja tidak cukup untuk menjaga kesehatan gigi. Terutama karena makanan yang dikonsumsi anak makin beragam. Karenanya, menjaga kebersihan dan kesehatan gigi anak adalah mutlak. Juga hindari hal-hal yang berisiko membuat gigi rusak, seperti yang diuraikan di bawah ini:

  1. Sering mengonsumsi makanan dan minuman panas lantas dingin secara bergantian dalam satu waktu. Kebiasaan ini akan merangsang saraf pulpa untuk berkontraksi dan juga membuat email (lapisan pelindung gigi) rusak. Hal yang sama juga terjadi jika anak suka makan penganan atau minum minuman yang panas. Selain email gigi, jaringan lunak gusi pun akan rusak karena suhu panas. Kerusakan ini akan merembet dengan menimbulkan rasa perih dan warna memerah pada gusi.
  2. Mengemut makanan. Makanan yang diemut dan tercampur dengan air liur dalam waktu cukup lama (karena tidak kunjung ditelan) akan menempel di gigi dan memerangkap bakteri perusak gigi sehingga gigi rawan berlubang ataupun keropos.
  3. Minum susu sambil tidur. Susu mengandung pemanis yang mudah menempel di gigi. Makanan yang menempel di gigi akan menjadi
  4. makanan lezat bagi bakteri perusak. Keadaan ini makin parah bila terjadi saat anak tidur, karena produksi liur sedang berhenti dan mikroba perusak pun jadi lebih aktif.

Selasa, 26 Mei 2009

Mengobati Panu Dengan Semut Hitam

Bahan-Bahan :- Semut Hitam (yang kecil) ............................... 10 ekor- Jahe ............................... 10 grCara Pembuatan :Jahe di parut. Kemudian parutan tersebut diremas dengan sebut hitam. Campurkan kedua bahan tersebut.Aturan Pakai :Oleskan ramuan tersebut pada kulit yang diserang panu.

Senin, 25 Mei 2009

Empat Kategori Gelombang Otak Manusia


Bila direkam dengan menggunakan alat perekam gelombang otak, EEG (Elektroensefalogram), otak manusia memancarkan gelombang sesuai kondisi jiwa seseorang. Gelombang otak tersebut dibagi menjadi :

1. Beta (14-100 Hz)
Dalam frekuensi ini seseorang sedang dalam kondisi terjaga atau sadar penuh dan didominasi oleh logika. Saat seseorang berada di gelombang ini, otak (kiri) sedang aktif digunakan untuk berfikir, konsentrasi, dan sebagainya, sehingga gelombangnya meninggi. Gelombang tinggi ini merangsang otak mengeluarkan hormon kortisol dan norefinefrin yang menyebabkan cemas, khawatir, marah, dan stres. Akibat buruknya, beberapa gangguan penyakit mudah datang kalau kita terlalu aktif di gelombang ini.

2. Alfa (8-13,9 Hz)
Orang yang sedang rileks, melamun, atau berkhayal gelombang otaknya berada dalam frekuensi ini. Kondisi ini merupakan pintu masuk atau akses ke perasaan bawah sadar, sehingga otak akan bekerja secara optimal. Anak-anak balita gelombang otaknya selalu dalam keadaan Alfa, sehingga mereka mampu menyerap informasi secara cepat.

Dalam kondisi ini, otak memproduksi hormon serotonin dan endorfin yang menyebabkan seseorang merasakan nyaman, tenang, dan bahagia. Hormon ini membuat imunitas tubuh meningkat, pembuluh darah terbuka lebar, detak jantung menjadi stabil, dan kapasitas indera kita meningkat.

3. Theta (4-7,9 Hz)
Pancaran frekuensi gelombang ini menunjukkan seseorang sedang dalam kondisi mimpi. Dalam kondisi ini pikiran menjadi sangat kreatif, inspiratif, dan kita berada dalam kondisi khusyuk, rileks yang dalam, ikhlas, pikiran sangat hening, indera keenam atau intuisi muncul. Itu semua tejadi karena otak mengeluarkan hormon melatonin, catecholamine, dan APV (arginine-vasopressin).

4. Delta (0,1-3,9 Hz)
Frekuensi terendah ini memancar saat seseorang tertidur pulas tanpa mimpi, tidak sadar, tidak bisa merasakan badan, tidak berpikir. Pada gelombang ini otak mengeluarkan HGH (Human Growth Hormone) yang bisa membuat orang awet muda.

Bila seseorang tidur dalam keadaan Delta yang stabil, kualitas tidurnya sangat tinggi. Meski hanya beberapa menit tertidur, ia akan bangun dengan tubuh tetap segar. Jadi jangan heran bila di sekitar Anda ada orang yang jarang tidur tetapi kondisi badannya sangat fit.

(Sumber : Quantum Ikhlas Teknologi Aktivasi Kekuatan Hati-Erbe Sentanu, Elex Media Komputindo)

Tuberkulosis Dan Gejala-gejalanya


Tuberkulosis merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis yang menyerang saluran pernafasan (paru-paru). Kuman batang tahan asam ini merupakan organisme patogen maupun saprofit. Kuman ini bersifat dormant yaitu dapat bangkit kembali dan menjadikan tuberkulosis aktif lagi.

Gejala-gejala Tuberkulosis
1. Demam
Hilang timbulnya demam influenza, sehingga penderita merasa tidak pernah terbebas dari serangan demam tersebut.

2. Batuk
Sifat batuk mulai dari batuk kering (non-produktif) kemudian setelah timbul peradangan menjadi produktif (menghasilkan sputum). Keadaan yang lanjut adalah berupa batuk darah (hemoptoe) karena terdapat pembuluh darah yang pecah.

3. Sesak Nafas
Sesak nafas ditemukan pada penyakit yang sudah lanjut, dimana infiltrasinya sudah setengah bagian paru-paru.

4. Nyeri Dada
Nyeri dada timbul bila infiltrasi radang sudah sampai ke pleura sehinga menimbulkan pleuritis.

5. Malaise Gejala malaise sering ditemukan berupa : anoreksia, tidak ada nafsu makan, badan makin kurus (berat badan turun), sakit kepala, meriang, nyeri otot, keringat malam dan lain-lain. Gejala malaise ini makin lama makin berat dan terjadi hilang timbul secara tidak teratur.

Hikmah Mencelupkan Lalat Yang Mampir Ke Makanan Atau Minuman


Ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa jika seekor lalat jatuh ke dalam minuman, maka seluruh tubuh lalat harus dicelupkan ke dalam air atau makanan yang berkuah tersebut. Nasihat ini mungkin terdengar aneh atau dikatakan berbahaya.

Namun, menurut Dr. Muhammad M. el Samahy (Universitas Al Azhar, Mesir) telah menulis sebuah artikel yang menceritakan bahwa para pakar mikrobiologi telah menemukan adanya sel-sel dengan posisi membujur yang hidup sebagai parasit di perut lalat. Ketika lalat dicelupkan seluruhnya ke dalam air, terjadi perubahan tekanan osmosis yang menyebabkan sel pecah.

Isi sel tersebut adalah penangkal patogen (zat pembawa penyakit) yang dibawa lalat dalam tubuhnya. Artinya, mencelup lalat ternyata bermakna mencegah bibit penyakit masuk ke tubuh manusia. Sehingga secara medis nasihat itu sangat sesuai. Tentu saja Anda tidak diharuskan untuk memakan lalatnya.

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost